Pencarian Korban Tanah Longsor di Maros Dihentikan

Nasional, News27 Views
banner 468x60

Online24,-Maros — Upaya pencarian terhadap 4 Korban Tanah Longsor yang diduga hilang di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, masih terus dilakukan oleh TNI, bersama Kepolisian, Basarnas dan Potensi SAR lainnya.

Memasuki hari terakhir pencarian,
Komandan Posko Tanggap Darurat Kabupaten Maros Letkol Inf Muhammad Hujairin memimpin langsung proses pencarian di lokasi Bencana Tanah Longsor bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros, Muhammad Fadli.

Letkol Inf Muhammad Hujairin mengatakan proses pencarian penyelamatan korban terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan selama sepekan berdasarkan
kesepakatan Forkopimda Maros dengan berpedoman pada PP no. 21 tahun 2008 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana.

“Kita sudah bekerja sangat maksimal berupaya keras selama sepekan ini, namun hari ini proses pencarian kita hentikan setelah dilaksanakan briefing akhir penyelamatan bersama, selain daripada itu mempertimbangkan kondisi fisik dan psikis tim penyelamat juga sudah mulai lelah,”jelasnya.

Dirinya menyebut meski pencarian telah dihentikan sesuai kesepakatan bersama, namun apabila didapati informasi terkait dengan keberadaan korban maka pihak keluarga atau masyarakat diminta untuk melapor melalui aparat setempat.

“Meskipun pencarian dihentikan, namun apabila didapati informasi terkait dengan keberadaan korban maka pihak keluarga/masyarakat diminta untuk melapor melalui Koramil, Polsek dan Camat setempat,” ujarnya.

Sementara itu terkait bantuan
dari kedinasan maupun dari aksi kemanusiaan, organisasi masyarakat berupa bahan makanan yang belum dimasak diserahkan kepada warga Rompegading sebagai bantuan sosial.

“Bantuan bahan makanan yang belum dimasak diserahka kepada warga sebagai bantuan sosial, teknis pembagiannya diserahkan kepada kepada Kepala Desa Rompegading,” terangnya.

Diketahui pada selasa 27 Desember 2022 lalu, Tebing setinggi 50 meter longsor dan menimbun rumah warga serta jalan nasional poros Maros-Bone.

Pada peristiwa ini 19 orang menjadi korban, terdapat 13 korban selamat, 2 korban meninggal dunia serta 4 orang masih belum ditemukan.

(Achmad Fachmi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *