Program READSI Diharap Berperan Dalam Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Luwu Utara

Regional19 Views
banner 468x60

Online24, Makassar – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Luwu Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling Up Initiative (READSI) Tingkat Kabupaten Luwu Utara, Jumat (31/3/2023, di Aula Dinas Kesehatan.

Rakor dibuka Kepala Dinas Pertanian (Kadistan), Ir. H. Rusydi Rasydi, M.Si. Dalam sambutannya Rusydi mengatakan bahwa Program READSI di Kabupaten Luwu Utara kini telah memasuki tahun kelima. Dan salah satu peran penting READSI adalah upaya pengentasan kemiskinan.

“Dinas Pertanian melalui Tim DPMO dibantu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Fasilitator Desa telah mengambil peran dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara. Salah satunya dengan intervensi melalui pelaksanaan program READSI,” kata Rusydi.

Rusydi Rasyid juga menyebutkan bahwa tahun ini ada beberapa kegiatan READSI yang akan direalisasikan, seperti pelatihan-pelatihan, sekolah lapang, pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) yang sempat tertunda serta rehabilitasi dua BPP di wilayah program READSI.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan di 126 kelompok tani (poktan) dengan jumlah anggota 3.150 orang, yang tersebar di 18 desa dan 8 kecamatan.

“Kegiagtan ini nantinya fokus terhadap pemberdayaan poktan, dengan harapan poktan ini bisa menjadi lembaga petani yang maju dan mandiri,” jelas dia.

Masih Rusydi, keseluruhan kegiatan yang dimaksud itu adalah untuk membantu petani dalam kegiatan usaha taninya, dengan harapan dapat mengentaskan kemiskinan melalui peningkatan produksi pertanian, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani itu sendiri.

Disebutkannya, pada 2021 telah dibangun sebanyak 18 unit infrastruktur sederhana yang tersebar di 18 desa pelaksana Program READSI.

“Pengadaan alsintan dilaksanakan sejak 2021 sampai 2022, dengan jumlah pengadaan 1.908 unit untuk 122 poktan di 18 desa pelaksana program READSI yang tersebar di 8 Kecamatan,” ungkapnya.

Alsintan yang dimaksud antara lain adalah berupa hand tracktor, cultivator, alkon, lori-lori, handsprayer, mist blower serta peralatan-peralatan lainnya yang bertujuan untuk menunjang usaha kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kabupaten Luwu Utara.

Adapun narasumber yang hadir di antaranya adalah Kepala Bappelitbangda Luwu Utara, Alauddin Sukri, dengan judul materi “Kolaborasi dalam Upaya Percepatan Penanganan Keluarga Miskin Ekstrem”. Ada juga Mahatba Amal Alba dengan materi “Menciptakan Jiwa Wirausaha di Era Digital pada Wilayah Program READSI”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *