Bupati Maros Tepati Janjinya, Besok THR ASN Resmi Dicairkan

Dukcapil Makassar

Online24,Maros– Mulai besok pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai ASN lingkup Pemkab Maros akan dicairkan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Maros, Chaidir Syam yang menepati janjinya melakukan pembayaran gaji 14 ASN sebelum libur cuti bersama hari raya Idul Fitri 1444 H.

Chaidir Syam menyebut, Pemerintah Kabupaten Maros dipastikan akan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur negara, termasuk pensiunan dan tenaga PPPK, selasa besok (11/4/2023).

“Dengan dibayarkannya THR ASN ini esok hari, Kabupaten Maros menjadi Kabupaten Pertama di Sulsel yang membayarkan THR ASNnya, tak hanya membayar THR ASN, Pemda Maros juga akan sekaligus membayar TPP ASN. Untuk itu, Pemda Maros menggelontorkan anggaran sebesar PNS Rp.31 miliar,”sebutnya.

Mantan Ketua DPRD Maros ini merinci, untuk pembayaran THR, Pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp28. 821.792.934. Sementara untuk pembayaran TPP sebesar Rp1,7 miliar lebih.

“Insya Allah, THR dan TPP ASN akan dibayarkan besok. Kita sudah menghitung semua jumlahnya. Totalnya sebesar Rp31 miliar. Ini akan mulai dibayarkan besok,” tegasnya, senin (10/4/2023).

Pihaknya merinci, untuk selurus ASN, 6.011 orang, disiapkan anggaran sebesar Rp26,9 miliar, sementara untuk kepala daerah dan Wakilnya sebesar Rp11,3 juta. Sementara untuk tenaga PPPK Rp. 1,75 miliar.

“Untuk 35 anggota DPRD juga akan mendapatkan THR.Total anggarannya Rp145 juta. Totalnya sekitar Rp28,8 miliar lebih. Ditambah dengan TPP, Maka berkisar antara Rp31 miliar yang akan kami bayarkan,” ujarnya kepada awak media.

Chaidir menjelaskan, pembayaran THR bagi ASN ini merujuk pada Peraturan Pemerinfah (PP) Nomor 15 Tahun 2023 tentang pembayaran THR dan gaji 13 tahun 2023.

Chadir berharap, pemberian THR ini bisa membantu ASN memenuhi kebutuhan berlebarannya nanti.

Dia menuturkan, uang THR ini hendaknya bisa digunakan sebaik mungkin. Kalaupun ada dikalangan ASN yang ingin berbelanja, pihaknya berharap ASN dapat berbelanja di sekitaran kabupaten Maros.

“Setidaknya dengan begitu, dapat mendorong perekonomian di Maros,” tandasnya.(*)

Pemkot Makassar