Hampir 1 Semester Capaian PAD Maros Baru Mencapai 32 Persen

Nasional, News1037 Views
banner 468x60

Online24,Maros,- Hampir satu semester namun capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros baru mencapai 32.59 persen.

Kepala Bapenda Maros, Andi Baso Arman mengatakan dari target Rp283 miliar, realisasi hingga bulan ini baru mencapai Rp92 miliar.

Ia menyebutkan dari sepuluh OPD penghasil PAD baru enam OPD yang berhasil melampaui target 30 persen.

“Bapenda, Perikanan, PUPR, Dinas Kesehatan, DLH dan RSUD dr La Palaloi,” katanya, Rabu, 5 Juni 2024

Bapenda yang targetnya sebesar Rp180 miliar baru mencapai 30,87 persen atau Rp55 miliar.Dinas Perikanan yang ditarget Rp850 juta berhasil mengumpulkan 37,30 persen atau Rp317 juta.

Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perhubungan dan Pertanahan ditarget Rp350 juta berhasil mengumpulkan 39,43 atau Rp138 juta.Dinas Kesehatan ditarget Rp27 miliar berhasil mengumpulkan 36,35 persen atau Rp10 miliar.

RSUD dr La Palaloi baru Rp21 miliar atau 39,40 persen dari target Rp54 miliar.

Dinas Lingkungan Hidup Rp52 juta atau 34,93 persen dari target Rp150 juta.

Sementara kata dia masih ada empat OPD yang belum melampaui target 30 persen.

“Yang belum capai target Dinas Pertanian, Pariwisata, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan dan Kopumdag,” sebutnya.

Kalau Dinas Pertanian baru menghasilkan Rp123 juta atau 20,57 persen dari target Rp600 juta.

Dinas Pariwisata berhasil mengumpulkan Rp1,7 miliar atau 24,67 persen dari target Rp7 miliar.Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan mengumpulkan Rp2,1 miliar atau 25,23 persen dari target Rp8,5 miliar.Kemudian Kopumdag Rp766 juta atau 20,99 persen dari target Rp3,6 miliar.

Mantan Kadis Kominfo itu mengatakan kendala yang dihadapi Dinas Pariwisata adalah cuaca yang tidak menentu mengakibatkan pengunjung yang datang berkurang.

“Kalau Dinas Pertanian alsintan nya diperiksa oleh BPK sehingga kurang maksimal dalam meraih retribusi sewa alsintan,

Sementara untuk Dinas Penanaman Modal masih kurangwarga yang mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung.

“Kopumdag banyak belum membayar sewa kios atau lods,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *