Wabup Maros Buka Pesta Rakyat Seri 2: Ajang Balap, Kreativitas, dan UMKM

Berita, Nasional402 Views
banner 468x60

Online24,Maros – Wakil Bupati Maros, Andi Muhtazim Mansyur, resmi membuka Pesta Rakyat Seri 2 di Sirkuit Persawahan Jenggoa, Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Jumat (21/11/2025). Event yang digelar hingga 23 November ini merupakan inisiatif Anggota DPRD Maros, Alwildan Mustahir, untuk mendorong olahraga berbasis komunitas.

 

Dalam sambutannya, Andi Muhtazim menyebut Pesta Rakyat Seri 2 jadi ruang masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, dan menyalurkan minat di bidang otomotif. Ia mengapresiasi kolaborasi antara legislator dan warga yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif di tingkat desa.

 

“Event seperti ini penting untuk memperkuat kohesi sosial sekaligus menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Wakil Bupati.

 

Ajang ini menampilkan balap motor trail dengan berbagai kelas. Kelas utama meliputi Ojek Muatan, Ojek Non Muatan, Bebek Standar Campuran, Bebek Modif Campuran, dan FFA Non SE. Ada juga kelas tambahan seperti Ojek Muatan Non Pembalap, Ojek Non Muatan Non Pembalap, Adventure Non Pembalap Non SE, hingga Mini Trail usia 12 tahun.

 

Keunikan event ini ada pada pemanfaatan persawahan Jenggoa sebagai sirkuit balap. Lintasan alami tersebut menawarkan tantangan teknis berbeda sekaligus menunjukkan kreativitas warga dalam memanfaatkan ruang desa.

 

Wakil Bupati menilai kegiatan olahraga rakyat berpotensi memberi dampak ekonomi—mulai dari UMKM, komunitas otomotif, hingga meningkatnya kunjungan warga luar daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam mengembangkan kegiatan berbasis komunitas di Maros.

 

Sementara itu, Alwildan Mustahir dikenal aktif menggerakkan event olahraga rakyat, dari turnamen sepak bola hingga kegiatan otomotif. Konsistensinya disebut sebagai salah satu faktor tingginya antusiasme masyarakat pada Pesta Rakyat Seri 2.

 

Pemkab Maros berharap event ini bisa menjadi agenda rutin yang bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memunculkan atlet lokal, memperkuat identitas desa, dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *