Online24, Maros-Volume sampah di Kabupaten Maros mengalami lonjakan signifikan tepat sehari setelah perayaan Idulfitri tahun ini.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros mencatat ada peningkatan sekitar 10 ton dibanding periode yang sama pada lebaran tahun lalu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maros, Andi Irfan Paharuddin, mengungkapkan total sampah yang diangkut mencapai 82 ton. Angka ini naik dari capaian tahun lalu yang berada di angka 72 ton.
”Iya, ada perbandingan kenaikan dengan tahun lalu. Tahun ini tembus 82 ton, dan itu murni hasil angkutan mobil kebersihan kita tepat sehari setelah lebaran, belum termasuk dari pihak swasta,” ujar Andi Irfan.
Andi Irfan menjelaskan, meningkatnya volume sampah ini merupakan konsekuensi logis dari tingginya aktivitas warga selama libur lebaran. Budaya berkumpul keluarga besar memicu produksi sampah rumah tangga yang lebih tinggi dari hari biasanya.
”Penyebab utamanya karena momen libur lebaran. Aktivitas berkumpul keluarga banyak terjadi, sehingga sampah—terutama jenis organik—meningkat drastis,” jelasnya.
Dari data yang dihimpun, Kecamatan Turikale masih memegang predikat sebagai wilayah penyumbang sampah terbanyak di Kabupaten Maros.
Untuk mengantisipasi penumpukan sampah, DLH Maros telah menginstruksikan armada kebersihan untuk bekerja lebih ekstra.
Jika pada hari biasa jadwal pengangkutan cukup normal, kini intensitasnya ditambah menjadi 2 hingga 4 kali rotasi dalam sehari.
Fokus pembersihan juga diperketat pada titik-titik vital yang menjadi pusat keramaian dan pemukiman padat.
”Area pasar dan titik-titik yang cukup rawan terjadi penumpukan sampah menjadi fokus utama kami agar tidak mengganggu kenyamanan warga,” pungkasnya.












