Kasus Keracunan hingga Anggaran Jumbo, DPR Minta Pimpinan Baru BGN Berbenah Total

Berita, Nasional, News165 Views
banner 468x60

Online24, Jakarta – Pergantian pucuk pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) pasca pencopotan Dadan Hindayana memunculkan harapan baru terhadap perbaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, meminta jajaran BGN yang baru segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap berbagai persoalan yang selama ini membayangi program unggulan pemerintah tersebut.

Menurut Yahya, terdapat sedikitnya tiga persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian serius pimpinan baru BGN, yakni kualitas dan keamanan makanan, tata kelola serta pengawasan program, dan transparansi penggunaan anggaran.

“Pergantian kepemimpinan ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh. Ada sejumlah persoalan yang selama ini menjadi sorotan publik dan perlu segera dibenahi agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan,” kata Yahya dikutip dari Kompas. Com

Ia menyoroti maraknya kasus keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, kejadian tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem pengawasan terhadap penyediaan makanan bagi para penerima manfaat program.

“Keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia justru menimbulkan risiko kesehatan karena lemahnya pengawasan,” tegasnya.

Selain aspek keamanan makanan, DPR juga menilai tata kelola program masih membutuhkan perbaikan signifikan.

Program yang digadang-gadang menjadi salah satu andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu dinilai memerlukan koordinasi yang lebih kuat antarinstansi agar implementasinya berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Program sebesar ini membutuhkan sistem pengawasan yang kuat, terintegrasi, dan melibatkan seluruh pihak terkait agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ujar Yahya.

Tak kalah penting, transparansi penggunaan anggaran juga menjadi sorotan.

Dengan nilai anggaran yang mencapai ratusan triliun rupiah, DPR meminta BGN membuka informasi secara jelas kepada publik terkait mekanisme distribusi dan pertanggungjawaban dana program.

“Transparansi anggaran sangat penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap program strategis nasional ini,” katanya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan melakukan restrukturisasi kepemimpinan lembaga tersebut.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari evaluasi untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

DPR berharap perubahan kepemimpinan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi titik balik bagi perbaikan program secara menyeluruh.

“Harapan kita, berbagai kelemahan yang selama ini muncul dapat segera diperbaiki sehingga Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan generasi penerus bangsa,” tutup Yahya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *