Fatmawati Rusdi Kampanyekan Lingkungan Bersih dan Gerakan Tanam Cabai di Luwu Timur

News, Regional44 Views
banner 468x60

Online24, Luwu Timur – Usai menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Desa Atue, Kecamatan Malili, Senin (8/6/2026).

Kehadirannya disambut antusias ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan Gerakan Pola Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Suasana semakin meriah dengan penampilan kuda lumping yang menyambut kedatangan Fatmawati. Anak-anak, ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, hingga pemuda desa tampak berbaur dalam kegiatan yang mengusung semangat menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Dalam sambutannya, Fatmawati menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia mengapresiasi Desa Atue yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Desa Atue diketahui telah menerima penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim), ditetapkan sebagai Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), meraih Juara II Lomba Kebersihan Tingkat Desa, serta masuk dalam daftar 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Kalau berbicara lingkungan sehat, tentu Luwu Timur harus menjadi yang terdepan. Saya yakin karena saya tahu bagaimana partisipasi dan kebersamaan masyarakatnya,” ujar Fatmawati.

Pada kesempatan tersebut, Fatmawati mengajak masyarakat memulai perubahan dari rumah masing-masing dengan membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya. Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru dapat menjadi sumber pendapatan jika dikelola dengan baik.

“Sampah plastik yang dipilah dan diolah memiliki nilai ekonomi. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga peluang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan bantuan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), motor pengangkut sampah, mesin pencacah plastik, serta dua unit bak sampah untuk Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Pemerintah Desa Atue.

Selain mengampanyekan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Fatmawati juga mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui gerakan menanam cabai di pekarangan rumah. Ia bahkan mengajak setiap rumah tangga menanam sedikitnya lima pohon cabai sebagai langkah sederhana mengendalikan inflasi daerah.

Menurutnya, cabai merupakan salah satu komoditas yang sering memicu kenaikan inflasi ketika pasokan berkurang dan harga melonjak di pasaran.

“Kalau setiap rumah memiliki tanaman cabai sendiri, kebutuhan keluarga bisa terpenuhi dan dampak kenaikan harga dapat diminimalkan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, Fatmawati menyerahkan secara simbolis bibit hortikultura berupa cabai Juwita, cabai Baskara, dan kangkung Bangkok kepada Bupati Luwu Timur serta lima kepala keluarga penerima manfaat.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyalurkan 500 bibit tanaman produktif yang terdiri atas durian Musang King, durian sambung, alpukat sambung, mangga Mahathir, rambutan, manggis, cempedak, hingga jengkol untuk mendukung penghijauan lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Fatmawati menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk dengan menjaga kawasan hutan lindung dan hutan produksi yang menjadi penopang ekosistem daerah.

“Kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya untuk kita hari ini, tetapi juga untuk masa depan anak cucu kita. Karena itu, menjaga lingkungan harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap masyarakat Luwu Timur. Menurutnya, program yang dibawa Fatmawati sejalan dengan gerakan Jumat Bersih Juara dan Sabtu Sehat Juara yang selama ini dijalankan pemerintah daerah.

“Kehadiran Ibu Wakil Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan daerah, terutama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, lingkungan yang bersih, dan kehidupan yang berkelanjutan,” ujar Irwan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan hidup sehat, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, ketahanan pangan keluarga, serta pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *