Kawal Ambulans, Pengemudi Ojol Dianiaya di Makassar

banner 468x60

Online24, Makassar – Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban penganiayaan saat mengawal ambulans yang membawa seorang bayi dalam kondisi darurat menuju rumah sakit di Kota Makassar.

Insiden yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di sekitar Pintu 2 Universitas Hasanuddin (Unhas), Kecamatan Tamalanrea, pada Senin (6/7/2026) lalu, itu kini tengah ditangani kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban berupaya membuka akses jalan agar ambulans yang mengangkut pasien darurat dapat melintas lebih cepat. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas rombongan pengantar jenazah.

Situasi diduga memicu kesalahpahaman. Rombongan pengantar jenazah disebut merasa jalur perjalanannya terhambat, sehingga terjadi adu argumen dengan pengemudi ojol yang sedang mengawal ambulans. Ketegangan itu kemudian berujung pada aksi kekerasan.

Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu, korban mengaku sepeda motornya ditendang oleh sejumlah orang hingga mengalami kerusakan.

“Kawal ka ambulans om, sama temanku natendang motorku,” ujar korban dalam video yang beredar.

Perekam video juga menyebut korban mengalami luka pada bagian mulut akibat dugaan pemukulan.

“Berdarah giginya,” ucap perekam video.

Video tersebut memicu perhatian luas dari masyarakat. Banyak warganet menyayangkan dugaan tindakan kekerasan terhadap pengemudi ojol yang saat itu tengah membantu memperlancar perjalanan ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat.

Perkara itu telah dilaporkan ke Polsek Tamalanrea. Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“Sementara diterima laporannya,” kata Mustari Alam saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Korban diketahui bernama Leonardus Apriyanto (18).

“Sementara lidik (penyelidikan),” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed