Online24,Maros – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai rekonstruksi Jalan Poros Moncongloe di Dusun Pamanjengan, Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.
Proyek yang menjadi bagian dari program Multi Years Contract (MYC) Paket 6 itu ditandai dengan ground breaking oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman bersama Bupati Maros Chaidir Syam.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung unik, Gubernur bersama Bupati menaiki ekskavator untuk mengangkat material batu dari saluran drainase yang kemudian dimuat ke atas truk sebagai simbol dimulainya pekerjaan.
Ruas jalan yang akan direkonstruksi membentang dari Batas Kota Makassar-Pamanjengan-Benteng Gajah sepanjang sekitar 18 kilometer. Pekerjaan meliputi rekonstruksi jalan, pengecoran beton, pengaspalan di sejumlah titik, pembangunan drainase, talud, hingga box culvert untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.
Sebelum konstruksi utama dimulai, Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulsel telah melakukan penanganan darurat di sejumlah titik guna mengurangi kemacetan akibat kerusakan jalan yang cukup parah.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari Paket 6 MYC dengan total anggaran sekitar Rp 239 miliar yang juga mencakup sejumlah ruas jalan di wilayah Toraja, Luwu Raya, dan Maros.
“Ini ground breaking perbaikan jalan Paket 6 Multi Years. Tahapan kontraknya baru selesai sehingga hari ini menjadi awal dimulainya pekerjaan,” ujar Andi Sudirman.
Menurutnya, proyek akan dikerjakan hingga 2027 secara bertahap karena ruas jalan berada di kawasan padat penduduk sehingga pelaksanaan konstruksi harus tetap memperhatikan aktivitas masyarakat.
Ia menjelaskan, selain membangun drainase, badan jalan juga akan ditinggikan sekitar 45 sentimeter untuk mengurangi genangan air saat musim hujan.
“Dampaknya tentu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, mengurangi kerusakan kendaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulsel karena pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat akhirnya dapat direalisasikan.
“Kami masyarakat Maros, khususnya Moncongloe, sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Ini adalah harapan besar masyarakat yang akhirnya bisa diwujudkan,” ujar Chaidir.
Selama bertahun-tahun, Jalan Poros Moncongloe menjadi salah satu ruas yang paling banyak dikeluhkan pengguna jalan. Kondisinya dipenuhi lubang, sering tergenang air karena minim drainase, memicu kemacetan panjang, bahkan kerap menyebabkan kecelakaan.
Pandi, salah seorang pengendara yang setiap hari melintasi ruas tersebut, mengaku bersyukur proyek perbaikan akhirnya dimulai.
“Kalau pagi selalu macet, apalagi saat hujan datang pasti banjir. Semoga pekerjaannya lancar dan jalan ini segera selesai karena sudah lama kami menunggu,” katanya.
Hal senada disampaikan warga Moncongloe, Muhammad Rizal. Ia berharap pembangunan jalan dapat mengakhiri persoalan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.
“Rumah saya tepat di depan jalan yang rusak. Alhamdulillah akhirnya dikerjakan. Mudah-mudahan setelah selesai, banjir tidak terjadi lagi dan aktivitas warga menjadi lebih lancar,” tuturnya.






