Asesor UNESCO Puji Geosite Maros-Pangkep, Soroti Pelayanan Wisata di Bantimurung

banner 468x60

Online24,Maros – Dua asesor UNESCO Global Geopark (UGGp), Soojae Lee dari Korea Selatan dan Xiaoping Qiu dari China memulai rangkaian asesmen revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep di Kabupaten Maros, Selasa (28/7/2026).

 

Sejumlah geosite hingga program edukasi menjadi fokus penilaian pada hari pertama kunjungan.

Kunjungan diawali di SDN 2 Maros sekitar pukul 08.10 Wita.

 

Lokasi tersebut dipilih untuk melihat upaya memperkenalkan konsep geopark kepada pelajar sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan konservasi dan pelestarian lingkungan.

 

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Sekretariat Geopark Maros-Pangkep untuk melihat pameran dan berbagai informasi mengenai geosite yang masuk dalam kawasan UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep.

 

Selanjutnya, tim asesor menuju Hutan Karaenta. Kunjungan di kawasan tersebut dilakukan secara terbatas dengan hanya melibatkan empat rombongan karena pertimbangan teknis.

 

Dari Karaenta, asesor melanjutkan peninjauan ke Taman Wisata Alam Bantimurung. Di lokasi ini, mereka melihat aktivitas pelaku UMKM yang menjual beragam produk lokal.

 

Kedua asesor juga mencicipi makanan tradisional berupa singkong goreng. Menariknya, mereka memilih membayar sendiri makanan yang dicicipi dan menolak menerima secara gratis sebagai bentuk penghargaan terhadap produk yang dijual pelaku UMKM.

 

Perjalanan kemudian berlanjut ke Taman Prasejarah Leang-Leang sebelum ditutup dengan kunjungan ke Dermaga 1 Rammang-Rammang.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Maros, Suwardi Sawedi, mengatakan secara umum kedua asesor memberikan respons positif terhadap geosite yang dikunjungi.

 

“Respons mereka sangat baik dan antusias. Mereka melihat site-site yang kita siapkan sudah sesuai dengan ketentuan untuk masuk dalam penilaian revalidasi,” kata Suwardi.

 

Meski demikian, kata dia, asesor juga memberikan sejumlah masukan, terutama terkait pelayanan kepada wisatawan sejak memasuki kawasan Taman Wisata Alam Bantimurung.

 

Menurut Suwardi, asesor berharap kesan pertama yang diterima wisatawan dapat mencerminkan keramahan serta kualitas pelayanan destinasi wisata.

 

“Selain itu, seluruh pengunjung juga diharapkan mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di kawasan wisata sehingga memperoleh pengalaman berkunjung yang memuaskan,” ujarnya.

 

Rangkaian kunjungan di Kabupaten Maros ditutup dengan gala dinner di kawasan Rammang-Rammang.

 

Pada Rabu (29/7), tim asesor dijadwalkan mengunjungi kawasan Salenrang, termasuk sentra Roti Salenrang. Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api menuju Kabupaten Pangkep untuk meneruskan proses asesmen revalidasi UNESCO Global Geopark Maros-Pangkep yang berlangsung hingga 29 Juli 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *