Mengungkap Rahasia Kelam Toko Perlengkapan Mayat, Film Karya Anak Makassar yang Wajib Ditonton

Thriller

banner 468x60

Online24jam,Makassar, – Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar sebuah toko perlengkapan mayat?

Bagi sebagian orang, tempat itu hanyalah toko yang menjual peti jenazah, kain kafan, hingga berbagai kebutuhan pemakaman. Namun bagaimana jika di balik rak-rak yang tampak biasa, tersimpan sebuah rahasia mengerikan yang menuntut tumbal demi mempertahankan kejayaan usaha turun-temurun?
Pertanyaan itulah yang menjadi pintu masuk film Toko Perlengkapan Mayat, karya terbaru YC Entertainment yang digadang-gadang sebagai film thriller psikopat pertama produksi sineas asli Makassar. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Sejak menit-menit awal, penonton diajak mengikuti kisah Daeng Sarro (Armhada Sijaya), seorang anak yang bertekad meneruskan usaha toko perlengkapan mayat peninggalan orang tuanya. Namun, keputusan itu ternyata bukan sekadar melanjutkan bisnis keluarga.

Ada harga yang harus dibayar.
Sebuah ritual kuno yang telah lama mengikat usaha tersebut menuntut tumbal berupa potongan tubuh manusia. Perjanjian yang semula diyakini sebagai jalan menuju kelancaran rezeki justru berubah menjadi kutukan yang mengintai seluruh garis keturunan keluarga Daeng Sarro.
Sejak saat itu, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk. Sosok-sosok misterius mulai bermunculan. Teror demi teror datang tanpa jeda. Batas antara kenyataan dan kegelapan semakin kabur, sementara keselamatan anak-anak dan keluarganya berada di ujung tanduk.

Dalam upaya memutus kutukan, Daeng Sarro bersama orang-orang terdekatnya menelusuri asal-usul perjanjian tersebut. Namun setiap jawaban yang mereka temukan justru membuka rahasia yang jauh lebih mengerikan daripada yang pernah mereka bayangkan.

Mampukah Daeng Sarro mengakhiri kutukan itu? Atau justru menjadi korban berikutnya dari perjanjian yang tak pernah benar-benar selesai?

Ketegangan cerita diperkuat oleh penampilan para pemain, di antaranya Dwiaffor, Ivana Meylanda Saragih, Armhada Sijaya, dan Idris Baba Ong. Seluruh adegan diramu di bawah arahan sutradara Surya Darmawan, yang sebelumnya dikenal melalui film Gara-Gara Cicilan.

Dengan durasi 1 jam 19 menit, film ini menawarkan pengalaman menonton yang padat, penuh ketegangan, serta dibalut nuansa lokal yang kuat. Kehadiran Toko Perlengkapan Mayat juga menjadi penanda berkembangnya industri perfilman di Makassar, membuktikan bahwa sineas daerah mampu menghadirkan karya bergenre thriller psikopat yang siap bersaing di layar lebar nasional.

Bagi pecinta film dengan atmosfer mencekam, misteri yang perlahan terungkap, dan konflik psikologis yang membuat penonton terus menebak akhir ceritanya, Toko Perlengkapan Mayat layak masuk dalam daftar tontonan pekan ini.

Siapkan nyali Anda. Karena tidak semua toko menyimpan barang dagangan. Ada pula yang menyimpan kutukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed