Online24,Makassar – Tim SAR Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan menerima penghargaan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam operasi kemanusiaan pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Bulu Saraung, perbatasan Kabupaten Pangkep dan Maros.
Penghargaan dari Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafei, diserahkan melalui Kepala Kantor Basarnas Sulawesi Selatan, M. Arif Anwar. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Samapta Polda Sulsel, Kombes Pol Hery Sasangka.
Pemberian penghargaan merupakan bentuk penghormatan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR gabungan saat tragedi pesawat ATR 42-500 pada 17 Januari 2026.
“Penghargaan ini bukan hanya diberikan kepada Tim SAR Dit Samapta Polda Sulsel, tetapi juga kepada seluruh tim SAR gabungan, lintas instansi hingga para relawan yang ikut terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka selama menjalankan tugas,” ujar Kasi Operasi Basarnas Sulsel, A. Sultan.
Menurutnya, penyerahan penghargaan baru dapat dilaksanakan beberapa bulan setelah operasi karena Basarnas masih disibukkan dengan sejumlah operasi kemanusiaan lainnya, termasuk penanganan musibah kapal di perairan Selayar.
Selain penyerahan penghargaan, Basarnas Sulawesi Selatan dan Direktorat Samapta Polda Sulsel juga berencana menggelar latihan SAR bersama dalam waktu dekat. Kegiatan itu bertujuan memperkuat sinergi dan meningkatkan kesiapsiagaan kedua institusi dalam menghadapi berbagai operasi pencarian dan penyelamatan di masa mendatang.
Basarnas berharap kolaborasi yang telah terjalin dalam berbagai operasi kemanusiaan dapat terus diperkuat sehingga penanganan bencana maupun kecelakaan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan profesional.











