Online24,Bangkok— Tim inovasi Go Beyond PT Semen Tonasa meraih predikat Excellent, predikat tertinggi dalam ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2026 di Bangkok, Thailand.
Ajang IQPC 2026 berlangsung pada 14-16 September 2026. Kompetisi tersebut diikuti 68 tim dari 40 perusahaan yang berasal dari Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Filipina.
Tim Go Beyond Semen Tonasa terdiri dari Alfian Jais, Andika Sarly Tandirura, Zulkifli Dwi Septian, Muhammad Adnan, dan Muhammad Iqbal.
Dalam kompetisi tersebut, tim Go Beyond mengusung inovasi optimalisasi proses dan passive cooling pada Cement Kiln IV. Inovasi ini berfokus pada peningkatan efisiensi penggunaan energi dalam proses produksi semen.
Melalui implementasi inovasi tersebut, Specific Thermal Energy Consumption (STEC) berhasil ditekan dari 812 menjadi 800 Kcal/Kg Clinker dalam kurun waktu 12 bulan.
Penurunan konsumsi energi itu memberikan dampak finansial yang signifikan. Semen Tonasa mencatat penghematan energi panas mencapai Rp15,705 miliar.
Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis mengapresiasi pencapaian tim Go Beyond tersebut. Menurutnya, prestasi itu menunjukkan kemampuan insan Semen Tonasa menghasilkan inovasi yang mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus memberikan manfaat terukur bagi perusahaan.
“Predikat Excellent ini menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari insan Tonasa mampu bersaing di tingkat internasional. Yang terpenting, inovasi tersebut memberikan nilai nyata melalui efisiensi energi dan penghematan yang terukur,” ujar Anis.
Direktur Operasi PT Semen Tonasa Mochamad Alfin Zaini mengatakan inovasi Go Beyond menjadi bagian dari penerapan continuous improvement untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional perusahaan.
“Penurunan STEC dari 812 menjadi 800 Kcal/Kg Clinker menunjukkan bahwa optimalisasi proses dan inovasi peralatan dapat memberikan efisiensi yang signifikan. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat operational excellence,” kata Alfin.
Selain memberikan manfaat finansial, inovasi tersebut juga disebut memberikan dampak terhadap lingkungan. Implementasinya berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon sekitar 22.000 ton CO₂.
“Selain memberikan manfaat finansial, inovasi ini juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan melalui penurunan emisi karbon sebesar 22.000 ton CO₂. Pencapaian tersebut memperkuat kontribusi perusahaan dalam mewujudkan kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan & SDM PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin menilai inovasi dengan dampak finansial terukur menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
“Efisiensi sebesar Rp15,7 miliar menunjukkan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan perbaikan teknis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap nilai ekonomi perusahaan,” ungkap Sulaiha.
Dia mengatakan Semen Tonasa akan terus mendorong inovasi yang mampu menciptakan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.
Prestasi di IQPC 2026 juga menambah rekam jejak tim Go Beyond. Sebelumnya, tim tersebut telah memberikan verified EBITDA contribution sebesar USD 884.937 pada 2024 serta menghasilkan sejumlah inovasi yang telah memperoleh paten.
Capaian di Bangkok ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Tonasa dalam membangun budaya inovasi dan continuous improvement untuk mendukung operational excellence, energy efficiency, dan sustainable excellence.











