Gudang Benih Padi BUMN di Maros Terbakar, Satu Gudang dan 2 Mobil Hangus

banner 468x60

Online24,Maros- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan benih padi milik BUMN di Jalan Poros Kariango, Desa Bonto Mate’ne, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026) siang.

 

Kobaran api membakar satu gudang beserta isinya. Dua mobil kendaraan operasional perusahaan juga ikut hangus terbakar dalam insiden tersebut.

 

Rekaman video amatir warga memperlihatkan kobaran api membesar di sekitar area pergudangan. Asap hitam tebal membumbung tinggi dan terlihat api menjalar ke bangunan gudang.

 

Berdasarkan informasi warga, api pertama kali muncul dari lahan di sekitar gudang. Kondisi angin yang bertiup kencang diduga membuat api dengan cepat merambat hingga membakar bangunan gudang penyimpanan benih padi.

 

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Maros langsung menerjunkan enam armada ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

Kepala Pemadam Kebakaran Maros, Jufri Samad mengatakan, proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena kobaran api dengan cepat membesar akibat hembusan angin.

 

“Enam armada kita kerahkan. Dugaan sementara api berasal dari area belakang gudang, kemungkinan dari lahan di samping gudang. Angin cukup kencang sehingga api cepat meluas dan agak sulit dipadamkan,” kata Jufri.

 

Petugas membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menjinakkan kobaran api. Setelah dilakukan penyemprotan secara intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan lainnya.

 

Akibat kebakaran tersebut, satu gudang rata dengan tanah. Dua kendaraan operasional perusahaan juga mengalami kerusakan parah hingga hangus terbakar.

 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

 

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan dan mencari tahu sumber awal api.

 

Total kerugian akibat kebakaran tersebut juga belum diketahui dan masih menunggu hasil pendataan serta penyelidikan pihak berwenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *