Online24,Maros – Warga Dusun Mangara Bombang, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam posisi tergantung di sebuah pohon bakau, Senin (29/6/2026).
Korban diketahui bernama Adhim alias Didit (36), seorang pengepul barang bekas asal Dusun Krajan, Desa Curah Malang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.30 WITA warga melaporkan adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan bakau. Petugas dari Polsek Lau, Polres Maros, Puskesmas Bontoa, dan Basarnas Maros kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kapolsek Lau, AKP Syamsir, mengatakan dirinya bersama personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Proses evakuasi dilakukan karena kondisi medan berupa kawasan bakau yang cukup sulit dijangkau.
“Begitu menerima laporan dari warga, kami bersama personel Polsek Lau langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengevakuasi korban bersama tim medis dan Basarnas,” ujar Syamsir.
Saat dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali yang melilit lehernya pada pohon bakau. Kondisi jenazah telah mengalami pembusukan dan terdapat belatung sehingga diduga korban telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, jenazah sudah mengalami pembusukan dan diperkirakan telah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Syamsir.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 08.00 WITA, korban terlihat berada di sekitar pohon bakau. Saksi beberapa kali memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban. Untuk memastikan kondisinya, saksi melemparkan benda ke arah korban, tetapi tetap tidak ada respons.
Saksi kemudian meminta bantuan warga lain dan kembali ke lokasi bersama seorang warga bernama Dg Sabang. Setelah dilakukan pengecekan dari jarak dekat, korban diketahui tergantung di pohon bakau dan diduga telah meninggal dunia.
Usai dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RS Palaloi untuk penanganan lebih lanjut.
Syamsir menegaskan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum seluruh proses penyelidikan selesai,” tutupnya.

















