Pemkab Maros Fasilitasi Keluarga Vallen Temui Komisi IX DPR RI

banner 468x60

Online24,Jakarta-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memfasilitasi keluarga almarhum Vallen, warga Maros yang diduga menjadi korban pembunuhan di Armenia, untuk menemui anggota Komisi IX DPR RI.

 

Adik korban, Arnold, bersama Bupati Maros AS Chaidir Syam, bertemu anggota Komisi IX DPR RI Uya Kuya dan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan, Ashabul Kahfi. Pertemuan berlangsung di ruang Fraksi PAN DPR RI.

 

Dalam pertemuan tersebut, Uya Kuya menghubungi pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memperoleh informasi terkait perkembangan kasus yang menimpa Vallen, termasuk proses pemulangan jenazah ke Indonesia.

 

“Pak Uya Kuya tadi menelepon langsung pihak Kemenlu untuk meminta penjelasan. Dari komunikasi tersebut, Kemenlu sudah berkoordinasi dengan pihak konsuler di Armenia terkait proses pemulangan jenazah Vallen,” kata Chaidir.

 

Ketua PMI Maros itu mengatakan, Kemenlu memastikan akan berupaya membantu proses pemulangan jenazah Vallen ke Indonesia.

 

Saat ini, kata Chaidir, kasus tersebut masih dalam proses penanganan kepolisian Armenia. Sejumlah dokumen administrasi, termasuk paspor milik almarhum, masih berada di tangan pihak kepolisian setempat.

 

“Sekarang masih diproses oleh kepolisian Armenia. Administrasi, termasuk paspor almarhum, masih dipegang pihak kepolisian di sana. Jadi kita masih menunggu prosesnya, apalagi ini merupakan kasus kriminal sehingga negara harus hadir,” ujarnya.

 

Chaidir menyampaikan apresiasi kepada Uya Kuya dan Ashabul Kahfi atas perhatian dan dukungan dalam mengawal kasus yang menimpa warga Maros tersebut.

 

Menurutnya, Pemkab Maros akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait agar proses pemulangan jenazah dapat segera diselesaikan.

 

“Ini persoalan kemanusiaan. Kami dari Pemkab Maros akan terus mengawal kasus ini sampai jenazah Vallen dapat kembali ke Maros dan dimakamkan di kampung halamannya,” pungkas Chaidir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *