Online24jam, Bali, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat kolaborasi dengan insan pers melalui Pelatihan Wartawan dan Media Engagement 2026 di Bali.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 27-29 Agustus 2026. Sebanyak 53 jurnalis dari 47 media di Sulawesi Selatan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Pelatihan ini tidak hanya membahas perkembangan ekonomi dan kebanksentralan. Para jurnalis juga mendapat pembekalan mengenai strategi komunikasi publik agar isu ekonomi yang kompleks dapat disajikan lebih sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Deputi Kepala Divisi Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Jonataruli, menyambut kedatangan para jurnalis Sulsel di Pulau Dewata.
“Senang sekali bertemu dengan Bapak-Ibu insan pers dari Provinsi Sulawesi Selatan. Kami dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengucapkan selamat datang,” ujar Jonataruli.
Dalam kesempatan itu, Jonataruli memaparkan kondisi perekonomian Bali yang banyak ditopang sektor pariwisata. Mobilitas wisatawan domestik dan mancanegara menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi daerah.
Ekonomi Bali pada triwulan II 2026 tercatat tumbuh 5,78% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan itu meningkat dibandingkan triwulan I 2026 yang mencapai 5,58% sekaligus lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.
Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu sektor utama dalam struktur ekonomi Bali. Selain itu, sektor pertanian dan konstruksi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari sektor pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali sepanjang 2025 mencapai sekitar 6,9 juta kunjungan, meningkat 9,72% dibandingkan 2024.
Australia menjadi negara asal wisatawan mancanegara terbanyak dengan kontribusi sekitar 23,44%. Berikutnya India, China, Amerika Serikat dan Inggris.
Sementara perjalanan wisatawan nusantara ke Bali pada 2025 mencapai sekitar 26,6 juta perjalanan, atau tumbuh 17,53% dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sebagai salah satu destinasi pariwisata utama di Indonesia, perkembangan ekonomi Bali sangat dipengaruhi sektor pariwisata, perdagangan dan aktivitas ekonomi pendukung lainnya,” jelasnya.
Media Dinilai Punya Peran Strategis
Kepala Unit Kehumasan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Lidyawatie Lamakampali, mengatakan kehadiran 53 jurnalis dari 47 media menunjukkan kuatnya kolaborasi BI dengan insan pers.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami isu ekonomi dan kebanksentralan yang tidak selalu mudah dipahami.
“Bagi kami di Bank Indonesia, teman-teman media bukan hanya sekadar rekan kerja, tetapi juga sahabat sekaligus garda terdepan kami,” kata Lidyawatie.
Dia mengatakan media menjadi jembatan antara kebijakan ekonomi dan masyarakat. Karena itu, informasi mengenai ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia perlu disampaikan dengan bahasa yang sederhana, membumi dan mudah dipahami.
“Bagaimana meracik isu-isu kebanksentralan dan ekonomi yang mungkin terasa berat menjadi sajian berita yang ringan dan menarik bagi masyarakat,” ujarnya.
Lidyawatie menyebut pelatihan tahun ini dikembangkan dengan menghadirkan dua perspektif, yakni substansi ekonomi dan komunikasi publik.
Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai perkembangan makroekonomi dari narasumber di bidang ekonomi. Sementara praktisi komunikasi memberikan pembekalan mengenai strategi mengemas isu ekonomi menjadi informasi yang menarik bagi publik.
Selain pelatihan, BI Sulsel juga menyiapkan lomba kepenulisan bagi para jurnalis peserta. Karya jurnalistik tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan.
“Semoga kompetensi dan wawasan ekonomi kita semua semakin bertambah sehingga berita yang sampai ke publik juga makin berkualitas dan mencerahkan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BI Sulsel berharap hubungan dengan insan pers semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong penyebaran informasi ekonomi yang akurat, edukatif dan mudah dipahami masyarakat.
Pelatihan Wartawan dan Media Engagement BI Sulsel 2026 di Bali berlangsung pada 27-29 Agustus 2026 dengan agenda pelatihan, diskusi ekonomi, komunikasi publik dan penguatan jejaring antara Bank Indonesia dengan insan pers.











