Online24,Maros— Kabupaten Maros menjadi daerah dengan koleksi medali terbanyak dalam ajang Porprov Trail Run Exhibition 2026 yang digelar Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) di Desa Pattirodeceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros selama dua hari berturut-turut dari tanggal 3-4 Oktober 2026.
Berdasarkan hasil perlombaan, Maros mengoleksi total tujuh medali, terdiri atas tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu.
Kabupaten Gowa berada di posisi berikutnya dengan koleksi lima medali, yakni satu emas, dua perak dan dua perunggu. Sementara Kota Parepare mengumpulkan empat medali, terdiri dari satu perak dan tiga perunggu.
Tana Toraja mengoleksi tiga medali, masing-masing satu emas dan dua perunggu. Kabupaten Bone mengumpulkan dua medali perak, sedangkan Kota Makassar meraih dua medali emas. Adapun Kabupaten Enrekang mengoleksi satu medali emas.
Secara keseluruhan, terdapat 24 medali yang diraih para peserta dari tujuh kabupaten/kota pada ajang Trail Run Exhibition tersebut.
Ketua Panitia Porprov Trail Run Exhibition 2026, Dedy Aryan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga lari trail di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pemilihan Desa Pattirodeceng sebagai lokasi kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi alam Kecamatan Camba yang dinilai memiliki karakteristik jalur yang mendukung olahraga lari trail.
“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus memperkenalkan potensi alam yang ada di daerah,” kata Dedy yang juga anggota DPRD Maros ini.
Total atlet yang berlomba sebanyak 144 atlet yang memperebutkan 24 total medali.
Sementara itu, Ketua ALTI Provinsi Sulsel, AS Chaidir Syam, mengapresiasi antusiasme para peserta yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota.
“Eksebisi ini kita gelar karena olahraga ALTI sudah masuk sebagai salah satu cabang olahraga pada KONI Sulsel tapi sebelum resmi masuk dalam salah satu cabor yang diperlombakan dalam porprov selanjutnya, ALTI harus membuat eksebisi dan berkat dukungan seluruh pihak kita bisa menyelesaikan eksebisi ini dengan baik,” beber mantan Ketua DPRD Maros ini.
Ia mengatakan, perkembangan olahraga lari trail di Sulawesi Selatan perlu terus didukung melalui kompetisi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Harapan kita, semakin banyak atlet lari trail yang lahir dari Sulawesi Selatan dan mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional,” ujarnya.
Trail Run Exhibition 2026 di Pattirodeceng menjadi salah satu upaya ALTI memperluas pembinaan olahraga lari trail sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Kabupaten Maros.

















