Online24, Makassar – PT Super Tani Indonesia menargetkan omzet Rp9,5 triliun melalui penguatan pasar digital dan perluasan jaringan pemasaran. Generasi Z disiapkan menjadi salah satu motor promosi untuk mempercepat penetrasi pasar.
Direktur Utama PT Super Tani Indonesia, Andi Undru Mario (AUM), mengatakan pengalaman perusahaan sejak 2009 dalam membangun komunikasi dengan masyarakat dan petani menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan pasar.
“Pengalaman menjadi modal, tetapi di era digital kita harus bergerak lebih cepat, kreatif, dan terukur,” ujar AUM.
Strategi tersebut akan menggabungkan kekuatan media sosial, kreativitas Gen Z, jaringan pasar nasional, serta pengalaman perusahaan. AUM optimistis kolaborasi itu mampu mendorong akselerasi promosi hingga 1.000 kali lipat.
Menurutnya, target Rp9,5 triliun bukan sekadar mengejar omzet, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami ingin usaha yang kami bangun memberikan manfaat nyata bagi petani dan ikut mendukung ketahanan serta swasembada pangan nasional,” katanya.
Super Tani Indonesia juga terus memperkuat legalitas dan tata kelola produk melalui sistem digital. Ke depan, perusahaan membidik pasar internasional melalui gerakan Go Organik Internasional.
AUM menegaskan, seluruh strategi tersebut pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Tekad kami hanya satu, petani Indonesia harus maju.”











