Online24,Maros– PT Semen Bosowa Maros (PT SBM) meluncurkan Social Voluntary Program (SVP) sebagai program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan di desa binaan. Program ini melibatkan karyawan perusahaan sebagai pemberi rekomendasi sekaligus pendamping bagi warga penerima manfaat.
Program yang diluncurkan melalui Community Development Department PT SBM tersebut menyasar 10 dusun di Desa Baruga dan Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Melalui program ini, PT SBM memberikan bantuan modal usaha kepada 20 kepala keluarga (KK) setiap bulan. Penyaluran dilakukan dengan sistem rotasi, yakni empat dusun dipilih setiap bulan dan masing-masing dusun mendapatkan kuota lima KK penerima bantuan.
Community Development Superintendent PT Semen Bosowa Maros, Budiman Habe, mengatakan keterlibatan karyawan menjadi salah satu kunci dalam memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“SVP ini unik karena kami melibatkan karyawan yang berdomisili di desa binaan sebagai rekomendator. Mereka tahu betul siapa tetangga dan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Ini memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus memperkuat hubungan perusahaan, karyawan, dan masyarakat,” kata Budiman, Selasa (6/10/2026).
Tak hanya merekomendasikan calon penerima, karyawan juga berperan sebagai pendamping usaha. Mereka akan memantau perkembangan usaha penerima manfaat setiap bulan untuk memastikan bantuan modal digunakan untuk kegiatan produktif dan bukan kebutuhan konsumtif.
Pelaksanaan SVP dilakukan melalui lima tahapan, mulai dari penentuan dusun, rekomendasi karyawan, verifikasi calon penerima oleh tim Community Development, penyaluran bantuan, hingga monitoring dan pendampingan usaha secara berkala.
Penerima bantuan harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya berdomisili di dusun yang menjadi lokasi program, termasuk kelompok rentan atau prasejahtera, memiliki potensi usaha produktif, serta belum menerima bantuan serupa dalam satu tahun terakhir. Calon penerima juga harus mendapatkan rekomendasi dari karyawan PT SBM yang berdomisili di wilayah setempat.
PT SBM berharap pendekatan tersebut dapat membuat program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR lebih tepat sasaran. Selain memberikan bantuan modal, program ini diarahkan untuk mendorong penerima manfaat mengembangkan usaha secara mandiri dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.











