Online24, Makassar – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diwarnai rencana aksi demonstrasi dari berbagai kelompok mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan elemen masyarakat, Rabu (28/10/2026).
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan flyover, kantor pemerintahan, hingga sejumlah kampus. Polrestabes Makassar menyebut terdapat 36 titik aksi yang menjadi fokus pengamanan.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban serta kemacetan lalu lintas, sebanyak 1.936 personel gabungan dikerahkan. Personel tersebut berasal dari Polda Sulawesi Selatan, Polrestabes Makassar, TNI AD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tim kesehatan Dinas Kesehatan Kota Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memimpin apel kesiapan pengamanan di bawah Flyover Jalan Urip Sumoharjo, Rabu pagi. Ia menegaskan, pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.
“Kita berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami berharap seluruh rangkaian aksi hari ini dapat berlangsung dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Sejumlah Isu Jadi Sorotan Massa
Berdasarkan rencana aksi yang dihimpun, demonstrasi di Makassar tidak hanya berkaitan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga mengangkat berbagai persoalan sosial dan kebijakan publik.
Isu yang disuarakan meliputi persoalan kriminalitas jalanan, ketenagakerjaan, pelayanan publik, dugaan penyimpangan anggaran, hingga evaluasi terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu aksi yang direncanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda akan berlangsung di kawasan Monumen Mandala. Sejumlah kelompok lainnya dijadwalkan menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Sulsel, Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, serta sejumlah ruas jalan utama.
Beragamnya isu yang dibawa menunjukkan momentum Sumpah Pemuda juga dimanfaatkan sejumlah kelompok untuk menyampaikan kritik dan aspirasi terkait kondisi sosial, keamanan, serta penyelenggaraan pemerintahan.
Pengendara Diimbau Waspada Kemacetan
Kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari titik-titik demonstrasi untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan. Pengguna jalan diharapkan memantau kondisi lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan, terutama saat melintasi kawasan flyover, Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, dan Jalan Urip Sumoharjo.
Arya Perdana juga meminta personel mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama mengawal jalannya aksi.
Di sisi lain, peserta demonstrasi diharapkan menyampaikan aspirasi secara tertib, menghormati hak pengguna jalan, serta menjaga fasilitas umum agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan sekaligus menyuarakan aspirasi secara bertanggung jawab. Kepolisian berharap seluruh rangkaian aksi di Makassar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.











