Sering Berselisih Faham, Warga Desak Imam Masjid Nurul Majid Mundur

Online24, Makassar – Sikap imam Masjid Nurul Majid, H. Saleh Rahim yang dinilai tidak mencerminkan sikap sebagi seorang imam mendapat protes dari Warga Kelurahan Pisang Utara.

Salah satu sikap yang sering dilakukan tak mencerminkan prilaku yang baik adalah suka marah, baik dengan para jamaah mau pengurus masjid.

Warga kelurahan pisang utara meminta agar di berhentikan jadi Imam kelurahan sekaligus imam masjid. “Yang warga kelurahan pisang utara permasalhkan adalah sikapnya yang sering marah marah. Bahkan membentak lagi seorang wakil ketua pengurus masjid di depan banyak jamaah,” ungakap Dg. Gassing saja salah seorang warga pisang Utara.

Atas perlakuan Iman Masjid tersebut, Warga kelurahan pisang utara meminta agar diberhentikan jadi Imam kelurahan sekaligus imam masjid.

“Sudah saatnya pemerintah kota Makassar dalam hal ini Pj Walikota Makassar mengevaluasi Imam kelurahan seperti ini,” keluh Dg Gassing.

Lanjut Dg Gassing menceritakan pernah masjid Nurul Majid didatangi oleh satu regu anggota polisi akibat terjadi keributan di dalam masjid antara pak Imam dan jamaah.

“Imam seharusnya memiliki sifat tawadhu (rendah hati ), jika imam tidak memiliki sifat tawadhu terus sifat apa yang imam miliki ??? Imam adalah adalah pemimpin, pemimpin itu akan di ikuti. jika sifat imam saja suka marah, wajar dan pantas jama’ah juga ikut marah-marah karena yang memberikan contoh juga tidak baik,” ucap Dg Gassing.

Konflik yang terjadi terakhir pada masjid Nurul Majid adalah tidak konsistennya imam dalam menentukan antara sholat jumat berjamaah atau sholat duhur, sehingga menimbulkan pertengkaran.

“Tadinya pak imam bersedia untuk jadi penceramah. Melihat kondisi ustadz yang punya jadwal hari itu tidak sempat hadir, jadi digantikan oleh pak imam. Tapi dia malah bikin yang lain. Dia membatalkan sholat jum’at tapi melaksanakan sholat duhur berjamah,” ujar Gassing.(*)