Isu Pasien Positif Corona Asal Enrekang di Awal Bross Meninggal, Hoax

Online24, Makassar – Informasi yang beredar dimedia sosial khususnya facebook yang mengatakan bahwa pasien asal Desa Pana Enrekang itu meninggal dunia adalah Hoax. Hal ini langsung di klarifikasi oleh Sutrisno sebagai Juru Bicara Tanggap Covid-19 Kabupaten Enrekang.

“Tidak benar kalau Pasien asal Pana itu meninggal dunia, setelah kami konfirmasi kondisi baik-baik saja. Sutrisno juga menegaskan bahwa pengguna media sosial itu harus lebih bijak dalam mengambil kesimpulan setiap berita yang beredar.
Kekeliruan dalam mengambil kesimpulan sebuah berita apalagi memang beritanya adalah berita hoax tentunya akan merugikan pihak keluarga pasien. Jadi tolonglah yang bermedsos agar tidak mudah mempercayai berita-berita yang simpang siur,” kata Sutrisno, Jumat (11/04/2020).

Sutrisno menjelaskan bahwa membutuhkan masyarat yang valid, namun itu butuh proses. Lanjut dikatakan Tim Tanggap Covid-19 Kabupaten Enrekang tak bisa memberikan memberi keterangan jika belum dikonfirmasi secara aktual dari pihak Provinsi.

“Memang tugas kami adalah untuk memberikan ketarangan yang sevalid mungkin kepada masyarakat tapi juga membutuhkan proses. Ini banyak yang minta konfirmasi terkait warga kita yang dirawat di Awal Bross tapi kan saya tidak bisa memberi statement kalau belum dikonfirmasi secara aktual dari pihak Provinsi.
Intinya pasien wanita Asal Desa Pana tersebut masih Dalam keadaan kondisi GCS 15 atau kondisi sadar sepenuhnya. Pada kondisi ini, respon pasien terhadap diri sendiri dan lingkungan sangat baik. Pasien juga menjawab pertanyaan petugas dengan baik,” jelasnya.

Juru Bicara Tanggap Covid-19 Kabupaten Enrekang ini juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Dia juga menghimbau bahwa terpapar Covid-19 ini bukanlah aib untuk itu mari kita kedepankan rasa kemanusiaan kita untuk saling menjaga. (*)