HELPer Talks Kini Digelar Secara Online

Online24jam, Makassar, – HELPer Indonesia menggelar kembali HELPer Talks, namun kali ini dengan situasi berbeda. HELPer Talks merupakan ruang berbagi ide dan cerita inspiratif demi terciptanya ekosistem digital untuk anak muda di Makassar.

HELPer menggelar program diskusinya itu secara online melalui live session di Instagram @helperindonesia. “Karena pandemi Covid-19 masih berlangsung. Sharing kita juga tetap jalan tapi via live Instagram,” ujar Chief of Communication HELPer Indonesia, Ahmad Apdy.

Ahmad menambahkan, perbedaan program hanya pada konsep saja. “Kalaupun nanti live Instagram berlanjut, nanti kamu buat format berbeda,” kata dia.

Diskusi ini akan digelar tiap akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, pukul 19.00 Wita. Dengan begitu, HELPer Indonesia berharap kegiatan ini bisa menjadi alternatif bagi warga untuk mengisi waktu selama di rumah.

HELPer Indonesia menggandeng komunitas Hijabers Makassar, TDA Makassar, dan Celebes Volunteer Action pada Live session HELPer Talks perdana, 11 April 2020 pukul 19.00 Wita. Pada diskusi online itu, HELPer membahas perkembangan bisnis UMKM selama masa pandemi. Dengan menghadirkan praktisi bisnis kuliner dan owner @browcyl_mks, Rahmat Al Muarrif (@iphinkalmuarrif).

Pada kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Iphink itu berbagi tips untuk UMKM tentang cara bertahan dan menyesuaikan di era pandemi. UMKM, kata dia, perlu jeli melihat peluang.

Lalu pada 12 April 2020, HELPer Talks kembali digelar dengan membahas pengelolaan keuangan di masa pandemi. Diskusi ini melibatkan Fiko Andriansyah (@fiko_beda), Certified Financial Planner dan founder dari BEDA Consulting (@bedaconsulting).

Fiko banyak berbicara tentang hal mendasar mengelola keuangan di era pandemi. Menurutnya, setiap orang perlu mengatur uangnya, utamanya bagi mereka pekerja harian atau freelancer.

Menurutnya, hal lain yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan keuangan adalah dana darurat. Dana ini digunakan untuk kondisi dan situasi darurat, seperti masa pandemi saat ini.

Fiko juga berbagi tips untuk orang-orang yang belum memiliki dana darurat saat ini. “Salah satunya dengan menjadi kreatif untuk mendapatkan pemasukan. Karena yang sekarang terjadi kebanyakan pengeluaran. Dana darurat itu, kalau saya, minimal tiga kali dari pemasukan bulanan,” jelas dia.