Rumpun Keluarga Cura’ To’dang Beri Bantuan untuk Warga Tidak Mampu Terdampak Covid-19

Online24, Gowa – Dampak Covid-19 bukan hanya yang terinfeksi, namun sangat berpengaruh bagi masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan akibat dari anjloknya roda perekonomian. Terlebih bagi mereka yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas publik.

Untuk membantu sesama, komunitas Cura’ To’dang membagikan ratusan karung beras di wilayah Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Melihat peta penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan, kabupaten yang paling terdampak adalah Kabupaten Gowa. Maklum saja, Kota Makassar yang sedang persiapan PSBB secara geografis, sangat dekat dengan Sungguminasa sebagai pusat aktifitas dan perkantoran Kabupaten Gowa, wajar saja jika Sungguminasa masuk ke dalam zona merah.

Ketua Komunitas Cura’ To’dang Sulawesi Selatan, Gilang Yudistira Azis Daeng Mannangkasi berharap, dengan menyalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan, seperti orang tua renta, orang cacat, tukang becak, dan yang tinggal sebatang kara, warga miskin Kecamatan Somba Opu bisa bersiap dalam segi ketersediaan pangan untuk menghadapi rencana Pemda Gowa yang mengusulkan kepada Pemprov Sulsel untuk menerapkan PSBB di Gowa setelah diberlakukan di kota Makassar.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau peduli kepada masyarakat kurang mampu, sementara pemerintah sibuk dalam penanganan Covid-19, semoga kegiatan bisa membantu meringankan beban masyrakat juga kinerja pemerintah dan bagi yang hidup berkecukupan bantulah mereka yang membutuhkan, sebab dimasa seperti ini harta bisa menjadi penerang juga bisa menjadi malapetaka,” tegas Gilang yang akrab dipanggil Daeng Mannangkasi.

Cura’ To’dang adalah komunitas sosial yang bergerak dalam bidang pengkajian sejarah, adat, budaya & agama. Berbagai latarbelakang ada didalamnya, baik dari keluarga kerajaan, penggiat sosial budaya, sejarawan, agamawan dari penjuru Sulawesi Selatan. Mereka yang mewarnai komunitasnya dengan kehangatan “Rumpun Keluarga”.