Terjebak di Jayapura, Buruh Harian Asal Makassar Memprihatinkan

Online24jam, Makassar, – Naas di tengah peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari ini, 1 Mei 2020, 11 warga kota Makassar malah terjebak di Kabupaten Koya Barat, Muara Tami, Jayapura, Provinsi Papua. Pasca diterapkannya PSBB. Mereka mengaku tak bisa pulang karena seluruh penerbangan dan jalur laut sudah ditutup.

Ramli (28), salah seorang warga jln Baji Pamai, kelurahan Tamparang Keke, kecamatan Mamajang mengaku, kebingungan. Saat ini ia tak lagi bekerja karena hampir seluruh aktivitas di Jayapura terhenti akibat wabah Corona.

“kami sudah nda ada pekerjaan ini. Uang juga sudah menipis. Nda tau mau kerja apa. Inipun sekarang cuma numpang tinggal di rumah orang,” jelas Ramli.

Ia menuturkan beberapa bulan lalu ia dan rekannya bekerja sebagai kuli bangunan di Jayapura. Tapi berhenti karena pandemi Covid-19 hingga akhirnya sampai sekarang tergantung.

Bahkan kini ia bersama rekannya sudah terpisah. Ia tinggal bertiga, sedang 8 lainnya pergi untuk mencari pekerjaan agar bisa tetap bertahan hidup.

“Sekarang saya tinggal bertiga. Kami nda bisa pulang karena tidak ada lagi penerbangan dan kapal ke Makassar,” tuturnya.

Lebih lanjut diceritakan bahwa sudah 4 hari pisah dengan teman-temannya karena tidak tahu mau bikin apa di tanah rantau ia sendiri untuk sementara numpang di rumah orang.

“Uang juga ini sudah maumi habis kodong. Na tidak adapi juga kejelasan. Saya nda tau bagaimana ini besok-besok,” keluh Ramli.

Bahkan dirinya mengaku telah menghubungi keluarga untuk bisa dicarikan jalan keluar. Untuk itu ia berharap Pemerintah Kota Makassar dapat memberikan bantuan agar bisa ke kembali berkumpul dengan keluarganya di Makassar.