2 Perawat RSUD Maspul dan PKM Maiwa Terpapar Virus Covid-19

Ilustrasi

Online24, Enrekang – Perawat asal RSUD Maspul dan Perawat Puskesmas Maiwa dinyatakan terjangkit Virus Covid-19 setelah bersentuhan langsung dengan pasien yang ternyata terjangkit virus Covid-19.

Salah seorang perawat yang enggan disebut identitasnya sangat sedih setelah mengetahui bahwa pasien yang dia rawat ternyata positif terjangkit Covid-19. Dalam wawancara via telepon, ia menangis dan sangat sedih menceritakan kegundahannya apalagi dia juga dinyatakan positif terpapar Virus Covid-19.

Dengan nada sedih dan terbata-bata dia menceritakan pengalamannya menangani pasien yang ternyata Positif terjangkit tersebut. Dia menjelaskan, selama merawat pasien tersebut mereka dan rekan-rekannya hanya dibekali APD type 2 dari rumah sakit.

Perawat tersebut diduga terpapar dari pasien Baiya yang tadi siang meninggal dunia di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Saya tambah was-was saat saya dan rekan-rekan perawat di Swab Test dan hasilnya saya dinyatakan Positif.

Saya langsung menangis waktu saya tahu bahwa diriku positif terpapar Corona, yang langsung saya ingat itu anak sama suamiku yang berinteraksi dengan saya setelah pulang kerumah. Bagaimana tidak terjangkit, hanya pakai APD gaun biasa yang dengan dengan jelas kaki kita kelihatan, katanya dengan nada sedih.

Dia juga menyesalkan pihak RSUD yang ceroboh dalam menempatkan pasien yang menderita penyakit paruh. Menurutnya pasien dengan penyakit Paru seperti ini seharusnya langsung dirawat di Ruang Isolasi bukan di ruangan biasa yang dengan leluasa dikunjungi oleh penjenguk. Apalagi sudah beberapa pengalaman RSUD selama masa Pandemic ini, pasien yang penyakit paruh akhirnya dinyatakan positif Corona.

Begitupun dengan NH (41) Perawat asal Maiwa yang juga positif, diduga dia terjangkit setelah menangani pasien tersebut saat masih di Maiwa. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19, Sutrisno menjelaskan bahwa pada tanggal 19 Mei yang lalu kita melakukan Swab Test terhadap semua tenaga medis yang berinteraksi dengan pasien Maiwa, dan hasilnya dua tenaga medis kita dinyatakan positif, satu tenaga medis dari RSUD Maspul dan satunya lagi Tenaga medis dari Puskesmas Maiwa.
Dia juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah merujuk kedua perawat tersebut ke salah satu tempat karantina di kota Makassar. Jadi kedua tenaga medis kita ini sudah ada dimakassar untuk menjalani karantina, ujar Sutrisno.

Terpisah, terkait penanganan pasien yang ternyata terjangkit Virus Covid-19, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 RSUD Maspul, dr. Suryana Nawing menjelaskan, kami tidak memindahkan ke ruang isolasi khusus karena pasien sama sekali tidak memenuhi kriteria ODP dan PDP berdasarkan pedoman Kemenkes dan juga hasil Rapid Testnya negatif.

Menurut Dokter Uli salah satu Dokter yang turut menangani Pasien Maiwa juga mengatakan hal yang sama seperti pernyataan Dokter Suryana Nawing. Uli menjelaskan, seandainya hasil Rapid Testnya Reaktif maka saya akan pindahkan ke ruang Isolasi, tapi hasilnya Non Reaktif makanya saya tetap simpan di ruang perawatan biasa. (*)