IDI Kota Makassar Minta Kapolda Usut Tuntas Tuduhan Mengambil Keuntungan Dibalik Covid 19

Online24, Makassar – Ikatan dokter indonesia (IDI) Kota makassar Bersama MHKI PPNI IAI PDGI , PERSI , DPJP Pasien Covid Spesialis Paru,Spesialis Anestesi, spesialis patologi klinik melakukan konfrensi pers menyikapi tuduhan yang berkembang dalam mengambil keuntungan dibalik covid 19, Senin sore (08/06/2020), di kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar Jl. Topaz Boulevard Kec. Panakkukang kota Makassar.

Dalam konfrensi pers tersebut juga menyikapi terkait maraknya kejadian pengambilan paksa jenazah Covid 19, penolakan repid test oleh warga dan semakin berkembangnnya berita di sosmed yang tidak benar tentang keadaan di masa Pandemi Covid 19 terkhusus kepada tenaga kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Irjen Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, SH. MH. (Kapolda Sulsel), Kombes. Pol. Andi Indra Jaya, S.H. (Dir. Reskrimum Polda Sulsel), Kombes Pol. dr Yusuf Mawadi (Kabid Dokkes Polda Sulsel).l, Kombes Pol. Dr Farid Amansyah (Karumkit Bhayangkara Mksr),Kombes Pol. Ibrahim Tompo (Kabid Humas Polda Sulsel).l,Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono. (Kapolrestabes Makassar) ,dr. Siswanto Wahab (Ketua IDI kota Mksr), Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.PD-KKV,FINASIM, M. Kes (Direktur RSUD Wahidin), dr.Muji Iswanty,SH,MH,SpKK, M.Kes.(Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UMI), Prof dr Mansyur Arif PhD Sp PK (K) (spesialis patologi), dr. Asfin (spesialis patologi).

Ada Beberapa hal yang disampaika dari dr. Siswanto Wahab (Ketua IDI kota Mksr) terkait Kendala yang dihadapi oleh tim medis adalah hasil swab maupun PCR tidak langsung keluar, Kami meminta kepda Pemerintah, TNI dan Polri untuk menjaga rumah sakit – rumah sakit rujukan agar tidak terulang lagi adanya masyarakat yang mengambil Paksa jenazah pasien Covid 19 dan Akan melakukan koordinasi dgn pihak Pemerintah, Kepolisian dan TNI untuk menempatkan personil pengamanan krn di rumah sakit hanya dijaga oleh Security.
Selain dari itu menyikapi segala tuduhan yang mengarah pada tim medis yang bertugas dilapangan kami meminta kapolda untuk segera menindak lanjuti dan mengusut tuntas.

Kapolda Sulsel irjen pol Mas Guntur laupe hadir menyemangati tenaga medis terkait beberapa issu yg dilontarkan oleh orng yg tdk bertanggung jawab terkait covid 19 ini, tidak usah ditanggapi oleh tenaga Medis, tetaplah semangat dalam bekerja,beliau berharap IDI Makassar tetap bersabar dengan adanya kejadian yg terjadi di kota Makassar saat ini mengenai masalah covid 19, terkait adanya issu terkait covid 19 ini bahwa adanya aliaran dana bahwa semua itu adalah tidak benar.

Kapolda menambahkan bahwa dari pihak Polda Sulsel merasa terusik dengan adanya kejadian ini yg mana ada beberapa kejadian yg mengambil paksa jenasah yg terpapar covid 19, sehingga kedepan kami akan melakukan penebalan pasukan di rumah sakit, Kami terus berusaha mencari pelaku dari pengambilan jenazah tersebut dan akan melakukan proses hukum.

Agenda konfrensi pers berakhir dengan penyeraha dokumen berupa Pernyataan Sikap Organisasi Profesi Kesehatan oleh ketua IDI Kota Makassar, kepada Kapolda Sulsel.(*)