Achmad Yurianto Apresiasi Konsep Trisula Sulsel Kendalikan Covid-19

Online24, Makassar – Pananganan penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan mendapat apresiasi. Daerah lain diminta untuk mengikuti konsep Trisula Sulsel dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19.
“Kami bangga dan memberikan apresiasi kinerja Sulsel dalam penanganan Covid-19,” Kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Achmad Yurianto di di Balai Prajurit Manunggal, Jumat (14/8/2020).

Menurutnya Konsep Trisula Sulsel yakni massive tracking, intensive testing dan public health education. Susai dengan arahan Presiden dalam penangan Covid-19.

Dirjen P2P Kemenkes ini mengatkan dalam percepatan penangan Covid-19 lebih pada sisi kesehatan masyarakat dengan membangun edukator dan promotor pencegahan sehingga masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Intervensi harus berada disisi kesehatan masyarakat untuk mencegah orang jangan sampai sakit. Kita harus menunjukkan bahwa kita bisa melindungi masyarakat dari Covid-19,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari mengatakan pencegahan penyebaran virus corona dibutuhkan perubahan perilaku untuk selalu menarapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Saat ini kita memdorong vaksin sosial dengan mendorong perilaku masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,” kuncinya.

*Wisata Duta Covid-19 Contoh Penangan Covid-19 Untuk Daerah Lain*

Program wisata Covid-19 yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dalam menekan penyebaran Covid-19 Dinilai sangat tepat dan menjadi referensi bagi daerah lain dalam penangan Covid-19

Eks Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hadirnya wisata Covid adalah bukti Pemprov Sulsel serius dan sungguh-sungguh menangani wabah Covid-19.

“Duta Covid itu sesuatu juga bisa direplikasi beberapa daerah lain karna ini jelas bagus,” katanya.

Selain itu Koordinator Wisata Duta Covid-19 Sulsel Husni Thamrin mengatakan, keseriusan Gubernur Sulsel Nurdi Abdullah dalam menekan penyebaran Covid dengan menghadirkan karantina terpusat.

Bukan hanya sekedar memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, lanjut Husni, namun lebih dari itu pasien yang dinyatakan sembuh punya tanggung jawab memberikan edukasi pencegahan kepada masyarakat.

“Bukan hanya memutuskan mata rantai penyebaran namun setiap orang yang jalani karnatina diberikan edukasi tentang pencegahan Covid-19,” katanya.(*)