Pekerja Bengkel di Benteng Pangkep Berharap Banyak Bantuan Modal Usaha Anir-Lutfi

Online24, Pangkep – Bekerja sebagai montir di bengkelnya sendiri, Adi berharap bantuan modal usaha dari Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), ketika kelak berhasil menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Pangkep.

Adi tidak sendiri. Dia dan belasan pemuda yang hadir dalam pertemuan tatap muka dengan tim kampanye paslon nomor urut 4 ini, juga berharap hal yang sama.

Kata dia, bantuan modal usaha Rp5-10 juta dari satu-satunya calon bupati perempuan ini, memang sangat dibutuhkan pemuda di daerahnya yang ingin berwirausaha.

Adi yang sudah beberapa tahun belakangan membuka usaha bengkel kecil-kecilan ini berharap, mendapat bantuan modal untuk membeli kompresor.

“Ini usaha bengkel saya masih kecil-kecilan. Maunya ibu Anir dan Pak Lutfi bisa bantu adakan kompresor angin. Biar tidak susah kalau isi angin. Saya dan teman-teman mau dukung nomor 4, semoga bisa duduk biar kita dapat bantuan modal usaha,” kata Adi di sela-sela sosialisasi program prioritas Anir-Lutfi, di Desa Benteng, Kecamatan Mandalle, Kabupatennya Pangkep, Jumat, (9/10/2020).

Adi dan pemuda setempat memang hobi berwirausaha mandiri. Selain karena sulitnya lapangan pekerjaan, dia dan pemuda Desa Benteng memilih berkreativitas sendiri.

“Karena kebetulan suka otak-atik motor, jadi tidak ada salahnya kalau buka usaha ini saja. Rata-rata saya bantu tambal ban, ganti ban dan isi angin. Selain itu juga bisa mekanik beberapa, tapi masih belajar,” ujar Adi.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Anir-Lutfi, Sofyan Razak yang juga hadir dalam kesempatan yang sama, mengiyakan bantuan modal bagi para pemuda Desa Benteng.

Namun dia menegaskan, hal itu bisa dilakukan kalau Anir-Lutfi menjadi pemenang dalam Pilkada Pangkep 9 Desember mendatang.

“Semua itu bisa terjadi kalau kita dukung nomor 4. Karena program prioritas itu pasti mi dilaksanakan karena kontrak politiknya. Namun hanya tinggal rencana saja jika para pemuda tidak mendukungnya,” ungkap Sofyan yang juga wakil Ketua DPC Gerindra Pangkep ini.

Anir-Lutfi lanjut dia, memberikan bantuan usaha modal tersebut bentuknya bukan pinjaman tapi bantuan kepada masing-masing KK dan juga kepada pedagang kecil atau UMKM.

Paslon yang identik dengan warna oranye ini siap mengembangkan UMKM yang mandiri dengan pemberian dana stimulus sebesar Rp 5 Juta per tahun bagi 1.000 UMKM.

Selain itu, menciptakan wirausaha kaum muda dan milenial dengan workshop dan pendampingan; melakukan pemberdayaan pengusaha lokal melalui partisipasi dalam penyerapan APBD; penyediaan sarana Wi-FI untuk industri rumahan, membuat festival tahunan ekonomi kreatif. Ada juga pemberian paket keluarga sejahtera pengembangan ekonomo senilai Rp 10 juta per KK.

“Untuk bantuan modal Rp 10 juta per KK itu merupakan bantuan dari kami. Jadi bapak-ibu, anakku sekalian hanya pertanggungjawabkan, tidak perlu dikembalikan. Termasuk adanya balai keterampilan di tingkat kecamatan yang merupakan kerja sama dengan BUMDES. Di situ kita bantu keterampilan hingga pemasarannya,” jelasnya.

Sampai sampai saat ini, dia membeberkan, cabup Andi Nirawati dan timnya tengah mengawal 100 lebih UMKM yang mendapatkan bantuan modal sejak diperjuangkannya saat menjabat di DPRD Sulsel. Maka dari itu, bukan tidak mungkin bantuan bagi para UMKM dan KK di Pangkep bisa terealisasi pula. (*)