Jika Terpilih, Theo-Zadrak Akan Bebaskan Tana Toraja dari Krisis Akibat Pandemi

Theofilus Allorerung - Zadrak Tombeg

Online24, Makale – Pandemi Covid-19 secara signifikan berdampak negatif terhadap stabilitas sosial-ekonomi hampir di semua sendi kehidupan masyarakat. Sekaligus, memunculkan tantangan dan peluang baru.

Hal tersebut disampaikan juru bicara pasangan calon bupati dan wakil bupati Tana Toraja Theofillus Allorerung – Zadrak Tombeg, Owens Lingga, Rabu, 28 Oktober 2020.

Melalui visi Tana Toraja Bangkit, Produktif dan Tangguh Menyongsong Tatanan Kehidupan Baru, kandidat nomor urut 1 ini akan membawa Tana Toraja keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19.

“Pemerintahan Kabupaten Tana Toraja berkewajiban menghadirkan tindakan nyata guna memulihkan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19,” kata Owens.

Jika Theo-Zadrak memimpin Tana Toraja, kata Owens, keduanya akan berupaya menghidupkan aktifitas sosial masyarakat, serta menggerakkan kegiatan perekonomian daerah dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, lima tahun kedepan jumlah masyarakat miskin berkurang, produktivitas dan pendapatan masyarakat meningkat, tingkat pengangguran menurun, jumlah masyarakat terdidik meningkat, derajad kesehatan masyarakat meningkat, akses masyarakat terhadap pelayanan publik yang dibutuhkan mudah dijangkau, serta keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat makin membaik.

“Demikian pula halnya dengan kesejahteraan seluruh jajaran aparat pemerintahan pada semua tingkatan pun meningkat,” imbuhnya.

Owens menjelaskan, bagi Theo – Zadrak, faktor penting bagi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tana Toraja lima tahun ke depan adalah kesiapan serta kesungguhan Pemerintah Kabupaten bersama masyarakat mengelola potensi unggulan daerah. Yaitu pariwisata, pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan air tawar, disamping bidang-bidang usaha potensial lainnya.

“Ekonomi kreatif, UMKM, dan sektor jasa, agar senantiasa produktif dan dapat memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah secara berkelanjutan,” urainya.

Di bawah kepemimpinan Theo – Zadrak, pembangunan Kabupaten Tana Toraja lima tahun ke depan akan menciptakan kondisi bagi terbangunnya kemampuan kreatifitas dan profesionalitas, yang akan mendorong munculnya prakarsa-prakarsa masyarakat, keswadayaan, semangat gotong-royong, kemampuan beradaptasi serta tanggap terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan ekologi.

“Ketenteraman hidup masyarakat akan terwujud, karena didukung oleh kehidupan kerohanian masyarakat yang semakin berkualitas, terbangunnya tatanan kehidupan yang memiliki sikap kebersamaan, persaudaraan, kepedulian, kesetiakawanan sosial, rukun dan toleran, serta mencintai kearifan budaya dan lingkungan alam kehidupannya,” paparnya. (*)