Marak Kampanye Hitam, MYL : Mari Kita Tunjukkan Kedewasaan Berpolitik

Online24, Pangkep – Kontestasi Pilkada Kabupaten Pangkep kian memanas. Waktu yang tersisa sebulan lagi membuat tensi persaingan kian tinggi, baik dari para calon maupun pendukung.

Terlihat di kalangan masyarakat, perpecahan antar masing-masing pendukung hingga menjelekkan calon lawan menjadi isu hangat. Bahkan di dunia Maya, persaingan kian panas. Saling hujat, sindir, bahkan membawa isu Suku, Agama , Ras dan Antargolongan (SARA) digaungkan sejumlah oknum provokator agar pilkada Pangkep tak berjalan harmonis.

Menyikapi hal ini, Paslon nomor urut satu menyampaikan rasa prihatinnya terhadap cara-cara kotor yang dilakukan oknum provokator yang ingin menciderai Pilkada Pangkep pada 9 Desember mendatang.

Melalui momentum hari sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2020, MYL sapaan dari Yusran meminta masyarakat Pangkep bersatu melawan dan menolak perilaku yang tak mencerminkan budaya orang Pangkep yang santun dalam berdemokrasi.

Dia pun meminta masyarakat Pangkep, utamanya kaum Milenial menunjukkan andilnya dalam pilkada 2020, berupa pelopor pilkada damai.

“Kaum Milenial harus menjadi pelopor pilkada damai. Maknai sedalam-dalamnya hari sumpah pemuda ini. Jangan dibiarkan berlalu saja. Kita harus melihat ke belakang (sejarah) lahirnya sumpah pemuda. Pemuda punya peran penting untuk menciptakan dunia baru,” katanya, Selasa, 27 Oktober 2020.

Yusran yang juga ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pangkep pun meminta kaum Milenial mengambil peran dalam pilkada tahun ini. Salah satunya adalah partispasi datang ke TPS untuk mencoblos.

“Selain itu tentunya, saya berharap untuk semua calon tidak menghembuskan isu Suku Agama, Ras dan Antargolongan dalam pesta demokrasi ini,” harap MYL.

Secara terpisah, Wakil dari MYL, Syahban Sammana memaknai hari sumpah pemuda sebagai waktu yang tepat bagi masyarakat untuk bersatu memperjuangkan pemuda menjadi pemimpin Pangkep. Dia pun yakin sosok MYL adalah pemuda yang tepat membangun Pangkep kedepan.

“Di momen sumpah pemuda ini, maka saatnya kita bersatu untuk memilih pemuda sebagai pemimpin. Percayakan ke Pemuda, Niscaya Pangkep akan hebat,” tegasnya yang sat ini masih berstatus wakil Bupati Pangkep tersebut. (*)