Menteri PPPA Apresiasi Cakra Abhipraya dan Forum Anak Luwu Utara

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga

Online24, Luwu Utara – Keberadaan Cakra Abhipraya Responsif di lokasi pengungsian, Panampung Desa Radda Kecamatan Baebunta, selama kurang lebih 4 bulan, mendapat apresiasi yang begitu besar dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, saat sang Menteri menemui para anak penyintas banjir bandang, Jumat (13/11/2020), di Ruang Serbaguna Ramah Anak (Rusera).

“Saya mengapresiasi pendampingan yang dilakukan oleh adik-adik yang hebat dan luar biasa dari Cakra Abhipraya yang hampir 4 bulan mendampingi anak-anak di 13 titik pengungsian yang ada di Luwu Utara,” kata Bintang. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada Forum Anak Kabupaten Luwu Utara yang juga terus memberikan bimbingan kepada para anak penyintas bencana yang ada di Masamba dan Baebunta.

“Apa yang dilakukan Cakra dan Forum Anak adalah sebuah pemikiran luar biasa. Bagaimana mereka tidak hanya mendampingi, tapi juga mencari donator, khususnya yang dilakukan Cakra Abhipraya, untuk bisa memberikan yang terbaik kepada anak-anak di pengungsian,” kata Bintang. “Saya kira ini langkah tepat, di mana mereka fokus pada pendampingan psikososial dan juga makanan yang sehat dan bergizi,” lanjut dia.

Kenapa ini penting? Perempuan Bali pertama yang menjadi menteri ini menjelaskan bahwa untuk melahirkan anak-anak yang berkualitas, maka yang harus diperhatikan adalah mempersiapkan makanan yang sehat dan bergizi bagi mereka. “Melahirkan anak-anak yang cerdas, mandiri, kreatif, sehat mental dan spiritual serta berkarakter, maka yang dibutuhkan adalah pendampingan psikososial dan makanan yang sehat dan bergizi,”jelasnya.

Sebagai bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Cakra Abhipraya Responsif dan Forum Anak Kabupaten Luwu Utara, Menteri Bintang Puspayoga mempersembahkan sebuah lagu milik Andmesh yang berjudul “Cinta Luar Biasa”. Berikut sepenggal liriknya: “Terimalah lagu ini dari orang biasa, tapi cintaku padamu luar biasa. Aku tak punya bunga, aku tak punya harta, yang ku punya hanyalah hati yang setia tulus padamu. (*)