Ketua DPRD Sulsel Raih Gelar Kanjeng Mas Tumenggung dari Kerajaan Surakarta

dprd-makassar

Online24, Makassar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ina Kartika Sari mendapat gelar kehormatan dari Keraton Surakarta, sebagai Kanjeng Mas Tumenggung

Pemberian gelar kehormatan Budaya diberikan dalam memperingati hari besar raja Keraton Jumenengang ISKE Paku Bowo XIII dan diserahkan di dalam acara Budaya PeHafinigrahtngageng Wilapa Keraton Suralarta Hafinigrah

Andi Ina Kartika Sari merupakan salah satu wanita dari Timur Indonesia yang mendapat penghargaan tertinggi sebagai abdi dalam Keraton Surakarta Hadiningrat yang berasal dari tokoh masyarakat Indonesia

Usia mendapat Gelar Kerajaan Keraton Surakarta, Andi Ina Kartika Sari resmi menyandang gelar Kanjeng Mas Tumenggung Ina Kartika SariSariningtyas.

Pemberian gelar Kanjeng Mas Tumenggung atau Abdi dalem keraton Surakarta dilakukan berteman dengan Hari Perempuan Internasional, dan Politisi Golkar merupakan salah satu wanita dari Pulau Sulawesi yang menerima penghargaan tertinggi dalam budaya kerajaan Kerayon Surakarta

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kriteria dan penilaian tersendiri yang dilakukan oleh Abdi dalem keraton Surakarta, terhadap perempuan perempuan di indonesia.’

Bahkan pada pemberian penghargaan yang dilakukan kerajaan Surakarta ada tiga jenis penghargaan terhadap tokoh Budaya Pria sebagai Kanjeng Raden Tumenggung, Gelar Budaya Tokoh Wanita (Kanjeng Mas Tumenggung), Gelar Budaya Tokoh Pria (Kanjeng Raden Argo Tumenggung)

Andi Ina Kartika Sari Dikonfirmasi mengatakan jika penghargaan yang diberikan oleh Kesultanan Surakarta merupakan penghargaan yang tidak diduganya dan merupakan krbanggan bagi Perempuan IIndonesia di hari Perempuan Internasional.

“Alhamdulillah ini merupakan penghargaan bagi kami, dan juga ini bukti perempuan Sulsel mampu bersaing di kancah Nasional, Terima kasih atas penghargaannya, ” Kata Andi Ina

Diketahui dalam proses penjaringan pemberian adat budaya Jawa, ada beberapa indikator yang akan menjadi pertimbangan dalam menentukan siapa penerima penghargaan dari Kesultanan Keraton Surakarta.