Ibu-ibu PKK Antusias Ikuti Pelatihan Sabun Lerak Ramah Lingkungan di Kelurahan Banta-Bantaeng

Pengabdian Masyarakat

Regional35 Views
banner 468x60

Online24jam, Makassar, – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus kelestarian lingkungan terus digencarkan melalui kegiatan edukatif yang menyentuh langsung warga. Salah satunya dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Banta-Bantaeng, yang mengangkat tema “Edukasi Kesehatan Melalui Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan dari Buah Lerak.”

Kegiatan ini dipimpin oleh Wahyuni Sahani bersama Inayah, dan secara resmi dibuka oleh Lurah Banta-Bantaeng, Anselmus Watratan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut yang dinilai memberikan manfaat nyata, khususnya dalam memperkenalkan alternatif produk kebersihan yang aman bagi kesehatan dan lingkungan.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan warga setempat yang tampak antusias sejak awal hingga akhir. Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak praktik langsung membuat sabun dari buah lerak—bahan alami yang mengandung saponin dan dikenal efektif sebagai pembersih ramah lingkungan.

Ketua tim pengabdian, Wahyuni Sahani, menjelaskan bahwa pemanfaatan lerak merupakan solusi sederhana untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis yang berpotensi mencemari lingkungan. Selain lebih ramah lingkungan, sabun berbahan alami ini juga dinilai lebih aman bagi kesehatan kulit.

Sementara itu, Inayah menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. “Harapannya, masyarakat dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berinteraksi, mengajukan pertanyaan, hingga mencoba sendiri proses pembuatan sabun. Produk yang dihasilkan kemudian dibagikan kepada peserta sebagai bentuk tindak lanjut sekaligus motivasi untuk mempraktikkan kembali di rumah.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya tidak hanya pada peningkatan kesehatan keluarga, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan di tingkat lokal, khususnya di Makassar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *