Andi Rachmatika Dewi Gelar Sosialisasi Kebangsaan Bersama Warga Ujung Pandang

dprd-makassar

Online24, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Rachmatika Dewi kembali melakukan temu konstituen. Kegiatan silaturahmi itu melalui sosialisasi nilai-nilai kebangsaan bertajuk solidaritas sosial dengan menyasar warga Kelurahan Ujung Pandang Baru, Minggu (14/3/21).

Kata Cicu—sapaan akrabnya, kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan merupakan agenda rutin DPRD Sulsel untuk memperkuat pemahaman terhadap pancasila. Makna lain, menyatukan kembali semangat meski ditengah pandemi.

“Jadi kegiatan ini sosialisasi nilai-nilai kebangsaan agenda rutin DPRD Sulsel. Harapan kita, agenda tatap muka ini bisa kembali memberi semangat untuk semuanya,” tandas Cicu.

Pada kesempatan ini, Cicu kembali mengingatkan warga terkait program vaksinasi pemerintah. Ia mengajak masyarakat agar tidak takut dan harus berani disuntik vaksin.

“Tahap pertama untuk nakes telah selesai, kali ini untuk ASN dan Lansia, jadi kalau ada Lansia dilingkungan ta untuk dibantu didaftarkan di puskesmas,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Armi Putra menyampaikan, program pemerintah yakni vaksinasi sudah memasuki tahap untuk pelayanan publik dan lansia. Sehingga, ia berharap masyarakat yang memiliki keluarga kategori lansia bisa didaftarkan.

“Tadi materi yg disampaikan, ada sosialisasi dan sedikit penjelasan mengenai proses Vaksinasi Covid-19 yang sedang berlangsung dan sudah memasuki tahan untuk pelaksanaan terhadap Petugas Pelayanan Publik, dan terkhusus Lansia,” jelas Armi.

“Dengan harapan, bahwa materi ini dapat menjawab sedikit keraguan dari masyarakat yang sudah bisa Vaksin namun masih takut atau pun mungkin belum tahu informasi atau proses vaksinasi itu sendiri,” tambahnya.

Kata dia, pemberian vaksin ini dalam rangka pencegahan efektif untuk memutus rantai penyebaran covid dan juga untuk mengurangi jumlah pasien yg bisa terpapar.

“Sambil tetap selalu melaksanakan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) sebagai langkah preventif,” tukasnya. (*)