Gerak Cepat Pemda Lutra Bantu Agung Sucipto Penderita Tomor Ganas

Agung Sucipto - Penderita Tumor Ganas
dprd-makassar

Online24, Makassar – Mengetahui ada warganya mengidap tumor ganas, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) memerintahkan jajarnya untuk mengecek langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan itu.

Agung Sucipto (20), warga Dusun Poreang, Desa Poreang Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara menderita tumor ganas dan kini membutuhkan uluran tangan. Kabar itu awalnya diketahui dari media sosial.

Menetahui hal itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani langsung memerintahkan camat setempat untuk mengecek kondisi Agung. ” Setelah kami cek benar bahwa ada salah satu warga kami, atas nama Agung Sucipto menderita tumor ganas dan kini dirawat di rumahnya,” kata Camat Tanalili Isa Ansari. Minggu (14/03/2021)

Isa Ansari yang juga adalah Plt.Kepala Desa Poreang menambahkan jika penyakit Agung oleh keluarganya dianggap penyakit biasa, sehingga pihak keluarga memilih untuk berobat ke dukun, bahkan sampai menggubakan jasa dukun d Kalimantan namun tak membuahkan hasil.

23 Februari 2021 lalu, Agung diperiksa di Puskesmas (PKM) Tana Lili, lalu oleh petugas PKM memberikan rujukan ke Rumah Sakit (RS) Sawerigading Palopo, 26 Februari 2021.

“Saat dirawat di RS, Agung dirontgen dan diambil sampel darahnya, lalu disarankan untuk dirujuk ke Makassar, namun karena terkendala biaya, akhirnya dibawa kembali oleh orang tuanya pulang ke rumah sambil berobat tradisional,” jelas Isa Ansari.

Langkah awal yang dilakukan pemerintah setempat melakukan koordinasi dengan Karang Taruna Desa Poreang agar melakukan penggalangan dana sebagai tambahan biaya.

” Ibu bupati Indah juga telah menginstruksikan kepada kami bersama-sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk menindaklanjuti hal ini. Jika memungkinkan secara medis, saudara Agung disarankan dirawat di RSUD Andi Djemma Masamba agar lebih dekat dengan keluarga,” ungkapnya.

Isa mengaku sempat mempertanyakan kepada pihak keluarga, kenapa mereka tidak melaporkan hal tersebut kepada pemerintah setempat, apa lagi Agung juga telah memiliki BPJS.

“Jawaban pihak keluarga Agung awalnya mengira ini hanya penyakit biasa, sehingga mereka memilih membawa angunh ke dukun untuk berobat. Intinya jika ada sesuatu laporkan, pemerintah akan selalu hadir apa lagi hal seperti ini,” titup Isa Ansari.(*)