Peduli Media dan Pers Indah Putri Indriani Dapat Penghargaan dari SMSI

dprd-makassar

Online24, Makassar – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, salah satu dari tujuh kepala daerah di Sulawesi Selatan mendapatkan penghargaan dari Serikat Madia Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan, sebagai kepala daerah peduli media dan pers. Jumat (26/03/2021)

Pembukaan rapat kerja daerah (Rakerda) SMSI Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Claro Makassar, dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada kepala daerah yang dinilai peduli terhadap media dan Pers.

Ada tujuh kepala daerah yang menerima penghargaan sebagai kepala daerah peduli media dan pers, salah satunya adalah Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Penghargan itu diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

“Pertama tentu saya berterimakasih kepada
SMSI atas penghargan ini,” kata Indah Putri Indriani.

Indah menambahkan, pemerintah dan media saiber tidak bisa jalan sendiri, harus bergandengan tangan apalagi pers adalah pilar ke empat negara jadi peranya tentu amatlah penting

“Tapi yang paling penting adalah hal ini menunjukkan baik pemerintah daerah, media, media siber, itu tidak bisa berdiri atau berjalan sendiri. Pers adalah pilar ke empat dari negara, jadi snagat penting perananya. Tapi tidak kalah penting juga pemerintah, terutama jadi sumber berita,” kata Indah.

“Pemerintah dia media harus saling mberi manfaat, karena tanpa media pemerintah kurang maksimal dalam menyampaikan informasi apa yang sudah dilakukan,” pungkasnya.

Kedepan kata bupati perempuan pertama di Sulsel itu, bagaimana sinergi yang terbangun selama ini antara pemerintah dengan media siber dapat terus terjalin, dan sling memberi manfaat terutama didalam proses edukasi.

“Karena medi juga bisa memberi edukasi kepada masyarakat, terutama bagaimana meluruskan berita berita hoax yang marak beredar ditengah masyarakat,” pungkasnya.

Ketua SMSI Sulawesi Selatan, Rasyid Alfarizi menyampaikan salah satu indikator penilaian SMSI untuk memberikan penghargan kepada kepala daerah adalah tracking pemberitaan di media siber.

“Dari hasil tracking kita mereka paling sering menjadi sumber berita. Artinya kepala daerah ini selalu respon dan terbuka menerima kehadiran teman teman pekerja media siber,” ungkap pria yang akrab disapa Achi itu.(*)

Pemkot Makassar