Evaluasi Tenaga Kontrak Dijajaran Pemkot Makassar, Ini Pesan Anggota Dewan

Ilustrasi Tenaga Kontrak
dprd-makassar

Online24jam, Makassar, –  Pemkot Makassar ingin mengevaluasi kinerja bagi seluruh tenaga kontrak di jajaran lingkup kerja Pemkot Makassar. Rencana ini juga mendapat dukungan DPRD Kota Makassar. Namun, diminta agar mengevaluasi dan harus objektif.

Hal itu diutarakan salah seorang Anggota Komisi A DPRD Makassar, Azwar menilai langkah yang dilakukan Pemkot Makassar sudah tepat. Terlebih jumlah tenaga kontrak di lingkup Pemkot Makassar terus membludak.

“mengantisipasi adanya tenaga kontrak fiktif itu langkah yang sangat tepat. Soal tenaga kontrak fiktif itu kita selalu ingatkan kaya data, karena jumlah tenaga kontrak ini memang cukup besar,” Ujarnya, Rabu (28/4/2021).

Menurutnya, tenaga kontrak tersebut setidaknya bisa mengefisienkan anggaran. Sebab, tiap tahun Pemkot Makassar menghabiskan anggaran kurang lebih Rp300 miliar hanya untuk menggaji ribuan tenaga kontrak.

Kendati begitu, dia mengingatkan agar tidak semena-semena. Terlebih, masalah tenaga kontrak menyangkut persoalan perut atau kesejahteraan masyarakat.

“Perlu diingatkan dengan mengganti atau memberhentikan orang, karena ini berurusan dengan pendapatan dan kehidupan jangan sampai ada kekeliruan,” tegasnya.

Apalagi menurutnya, dari hasil monitoring dan evaluasi ada perbedaan jumlah tenaga kontrak dari data BKPSDM dengan audit Inspektorat.

“Ada banyak perbedaan antara audit Inspektorat dengan data BKPSDM. Sangat signifikan perbedaannya antara 300 sampai 400 orang,” Pungkasnya.

Pemkot Makassar