Masuk Zona Orange, Masyarakat Diminta Tetap Waspada Terapkan Prokes Covid-19

dprd-makassar

Online24, Makassar – Upaya pemerintah Kota Makassar menekan angka laju penularan kasus covid – 19 kini menunjukkan hasil yang positif. Kota Makassar yang sebelumnya berada pada zona resiko tinggi atau zona merah, kini berada pada status resiko sedang atau orange.

Status Makassar dalam zona orange itu berdasarkan hasil analisis data covid-19 indonesia yang telah dilansir oleh web covid19.go.id, update pertanggal 22 Agustus 2021.

Masuknya Makassar dalam status zona orange, Juru bicara Makassar Recover menyampaikan agar masyarakat Makassar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Alhamdulillah angka Covid-19 di Makassar sudah menurun, saat ini sudah zona orange. Tapi kita jangan lengah, tetap tingkatkan kewaspadaan
dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Heni Handayani, Kamis (26/8/21).

Lanjut Heni mengatakan untuk menekan dan memutus mata rantai covid-19 Program Makassar Recover akan terus mengedukasi warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti yang tertuang dalam peraturan PPKM.

“Program Makassar Recover akan terus mengedukasi warga agar tetap menerapkan prokes covid-19 seperti yang tertuang dalam peraturan PPKM,” ucap Henny.

Selain Makassar yang tercatat zona merah yakni Barru, Bone, Jeneponto, Maros, Luwu, Gowa, Tana Toraja, Kota Palopo, Takalar, Sidenreng Rappang, Soppeng, Bantaeng, Sinjai, Toraja Utara, Luwu Timur, Bulukumba, Pinrang, Kota Parepare dan Pangkajenne Kepulauan.

Sementara tiga daerah di Sulsel saat ini berada di zona merah, yakni Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Enrekang serta satu dengan risiko rendah atau zona kuning, yakni Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto berharap kota yang dipimpinnya tersebut dapat keluar dari zona merah di awal September 2021.

“Saya berharap bersama Forkopimda agar insya Allah dalam dua minggu ini kita bisa keluar dari zona merah,” ujar Danny pada 22 Agustus 2021 lalu.

Pemkot Makassar