Usai Tudang Sipulung, Keturunan Raja Bone Bentuk “PERWIRA” Perkumpulan Wija Raja Lapatau

Keturunan Raja Bone menginisiasi pembentukan Perkumpulan Wija Raja Lapatau. Sabtu, (11/12/21) lalu di Makassar

Online24, Makassar – Pasca tudang sipulung keturunan Raja Bone akhir November lalu di Bone, sejumlah putra keturunan Raja Bone menginisiasi pembentukan Perkumpulan Wija Raja Lapatau. Paguyuban ini disingkat Perwira Lapatau. Sabtu, (11/12/21) lalu.

Penggagas perkumpulan ini melakukan pertemuan di salah satu hotel yang berada dikota Makassar. Sejumlah sterring committe dan organizing committe tudang sipulung keturunan Raja Bone hadir dalam pertemuan kemarin.

Mereka antara lain Dr Andi Sapri Pamulu, Prof Dr Hj Andi Kasmawati, Dr Mukhlis Hadrawi, Prof Muhammad Yunus, Andi Akhmar, Dr Andi Ilham dan lainnya. Hadir juga Andi Darul, Andi Muhammad Fadli, dan beberapa tokoh lainnya.

Andi Sapri mengatakan perkumpulan wija raja Lapatau ini bersifat kekerabatan dan kekeluargaan. Organisasi ini sama sekali tidak berafiliasi dengan partai politik. ”Kita meningkatkan kebersamaan dan harmonis serta mempererat anggotanya,” kata Andi sapri.

Andi Akhmar yang juga pengamat budaya Unhas menambahkan organisasi ini hadir dalam upaya memelihara dan memajukan dan memajukan nilai kebusyaaan daerah setiap anggota Perwita. Menurut dia, organisasi ini hadir sebagai lanjutan dari tudang sipulung saat pertemuan keturunan Raja Bone Lapatau akhir bulan lalu. (*)

Pemkot Makassar