TMMD ke-116 di Pelosok Maros Resmi Dibuka, Sasaran Utama Perintisan Jalan

Nasional, News21 Views
banner 468x60

Online24,Maros — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 kembali digelar di pelosok Kabupaten Maros, Sulawesi selatan,(10/05/23).

Pembukaan program TMMD ke-116 ini secara resmi dilakukan di Lapangan Andi Baso, Kecamatan Camba diikuti sebanyak 150 personel gabungan.

Meski pembukaan TMMD baru di mulai namun proses pengerjakaan sudah 80 persen. Pengerjaan sudah dilakukan sebulan sebelum hari H.

Kepada media Komandan Kodim 1422/Maros, Letkol Inf Muhammad Hujairin menjelaskan pembukaan jalan di lokasi TMMD saat in sudah sekitar 3.000 meter.

“Alhamdulillah sekarang tahap pengerjaan sudah mencapai 3 km yang sudah kita buka, nanti tinggal pemasangan gorong-gorong dan menyelesaikan sisanya,” katanya.

Tahun ini salah satu desa di Kecamatan pelosok Maros kembali dipilih sebagai lokasi TMMD ke-116, lokasinya berada di Desa Gattareng Matinggi, di Kecamatan Mallawa.

“Kita pilih Desa Gattareng karena Jalan di sana masih sempit. Warga membawa hasil kebunnya dengan sepeda motor, bahkan berjalan kaki melewati jalan setapak” jelas Dandim Maros.

Sulitnya akses jalan di Desa ini terkadang membuat warga kesulitan saat ada yang sakit.

“Kalau ada warga yang sakit mesti ditandu ketika hendak dibawa ke puskesmas atau rumah sakit,” ucap Letkol Inf Muhammad Hujairin.

Dalam proses pembukaan jalan ada berbagai kendala yang dihadapi pihaknya selama membuka jalan.

“Bukit batu yang harus kita pecah,” ujarnya.

Namun Hujairin optimis penyelesaian TMMD akan selesai pada 8 Juni mendatang.

“Ditargetkan sudah rampung 100 persen, agar penutupan bisa dilakukan di 8 Juni juga,” bebernya.

Selain pembangunan rintisan jalan, akan dilakukan rehab masjid dan kegiatan penyuluhan yang akan dikerjakan 150 personel gabungan.

Sementara itu Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari yang menghadiri pembukaan TMMD ke-116 berterima kasih kepada TNI karena mampu membuka akses yang dinilainya memang dibutuhkan masyarakat.

“Agar sarana prasarana bisa lebih baik jika aksesnya juga sudah baik,” ujarnya.

Makanya Pemkab pun mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pembangunan rintisan jalan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *