Online24jam, Makassar, – Perumda Pasar Makassar Raya terus mendorong penataan kawasan pasar sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembenahan Pasar Senggol yang berada di bawah pengelolaan Pasar Sambung Jawa.
Selama kurang lebih satu bulan terakhir, proses penataan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Kepala Pasar, petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, para pedagang, tokoh masyarakat, serta berkolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Tamarunang dan Kelurahan Mattoangin.
Kepala Pasar Sambung Jawa, Taufiq Habir, S.H menjelaskan bahwa penataan difokuskan pada perapian gerobak dan rangka jualan, penyeragaman ukuran lapak, serta pengaturan akses jalan bagi pengunjung agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman.
“Alhamdulillah sudah sebulan ini kami bekerja gotong royong membenahi Pasar Senggol bersama petugas ketertiban, kebersihan, keamanan, para pedagang, dan tokoh masyarakat. Kami menata gerobak-gerobak dan rangka jualan agar lebih rapi, ukuran lapak dibuat seragam sehingga terlihat lebih indah, sekaligus menyediakan ruang akses jalan yang lebih nyaman bagi para pengunjung. Alhamdulillah hasilnya mulai terlihat dan para pedagang sangat antusias bekerja sama,” ungkapnya.
Respon positif juga datang dari para pedagang. Salah seorang pedagang pakaian, Hafiz, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah penataan yang dilakukan.
“Alhamdulillah, Pasar Senggol sekarang mulai ditata dengan baik. Ini demi kebaikan kita bersama. Kami juga senang karena kepala pasar turun langsung berdialog dan membangun komunikasi dengan para pedagang,” ujarnya.
Menurutnya, “Akses jalan juga sudah lowong. Begitu juga gerobak-gerobak tidak lagi mamakai badan jalan. Hal itu juga disampaikan pengunjung yang merasa lega.” Lanjutnya.
Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, Perumda Pasar Makassar Raya berharap Pasar Senggol semakin tertata tanpa menghilangkan identitasnya sebagai salah satu ikon pasar malam Kota Makassar. Penataan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kawasan perdagangan yang bersih, aman, nyaman, dan mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi masyarakat serta mendukung keberlangsungan usaha para pedagang.





