Pesta Ballo Berujung Maut, Pria di Makassar Tewas Ditikam Rekannya

banner 468x60

Online24, Makassar – Seorang pria berinisial DP (34) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penikaman oleh rekannya sendiri berinisial DB di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (8/7/2026).

Insiden berdarah tersebut diduga terjadi saat keduanya tengah mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo.

Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, mengungkapkan bahwa peristiwa itu diduga dipicu persoalan uang kembalian belanja.

Sebelum kejadian, DB memberikan uang sebesar Rp100 ribu kepada istri korban untuk membeli makanan. Namun, setelah mengetahui sisa uang belanja dipakai korban untuk membeli rokok, pelaku diduga tersulut emosi hingga terjadi pertengkaran.

Perselisihan antara kedua pria yang diketahui saling mengenal itu kemudian berujung pada aksi penikaman.

Korban mengalami sejumlah luka serius di beberapa bagian tubuh dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Meski mendapat penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter di Rumah Sakit Bhayangkara dengan luka di sisi bawah bahu sebelah kiri, di bawah ketiak, luka terbuka di sebelah kiri dengan perut usus terburai,” kata Samuel kepada wartawan, Kamis (9/7/2026) kemarin.

Menurut Samuel, tidak ada saksi yang menyaksikan secara langsung aksi penikaman tersebut. Saat keributan pecah, warga yang berada di sekitar lokasi memilih menyelamatkan diri dan meninggalkan tempat kejadian.

Setelah situasi mereda, istri korban kembali ke lokasi dan mendapati suaminya telah terbaring bersimbah darah akibat luka tusuk.

“Pada saat istrinya kembali sudah dilihat suaminya tergeletak di situ bersimbah darah,” ujarnya.

Seusai kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri. Saat mendatangi lokasi, istri korban menemukan sebuah telepon seluler yang diduga milik DB. Barang tersebut kemudian diserahkan kepada penyidik Polsek Manggala sebagai barang bukti bersamaan dengan laporan kepolisian.

Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu keberadaan DB yang telah ditetapkan sebagai terduga pelaku. Polisi juga terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

“Untuk terduga pelaku masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian. Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” tutup Samuel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *