Debut Senne Lammens Berujung Petaka, Belgia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

banner 468x60

Online24, Amerika Serikat – Manchester United harus menyaksikan salah satu penjaga gawang mudanya, Senne Lammens, menjalani debut yang sulit di Piala Dunia 2026.

Kesalahan yang dilakukannya pada penghujung laga membuat Belgia harus mengakhiri langkah di babak perempat final usai dikalahkan Spanyol.

Sepanjang turnamen, Lammens berstatus sebagai pelapis kiper utama Belgia, Thibaut Courtois. Penampilan konsisten dan kondisi fisik Courtois yang tetap prima membuat penjaga gawang muda itu belum memperoleh kesempatan tampil dalam lima pertandingan sebelumnya.

Peluang akhirnya datang saat Belgia menghadapi Spanyol. Pada menit ke-70, Courtois mengalami cedera ringan sehingga pelatih Rudi Garcia memutuskan memasukkan Lammens untuk menjaga gawang hingga pertandingan usai.

Di awal penampilannya, kiper berusia muda tersebut mampu menjalankan tugas dengan cukup baik. Selama kurang lebih 16 menit, ia berhasil meredam sejumlah tekanan dari Spanyol yang sejak awal pertandingan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola maupun serangan.

Namun, situasi berubah drastis menjelang laga berakhir. Pada menit ke-88, bek Spanyol Pau Cubarsi melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah tepat ke posisi Lammens. Bola yang seharusnya dapat diamankan justru terlepas dari tangkapannya. Kesalahan itu langsung dimanfaatkan Mikel Merino untuk menyambar bola liar dan mencetak gol yang memastikan kemenangan La Furia Roja.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Belgia. Upaya menyamakan kedudukan pada sisa waktu pertandingan tidak membuahkan hasil hingga wasit Michael Oliver meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya laga.

Meski melakukan kesalahan fatal, penampilan itu diyakini akan menjadi pengalaman berharga bagi Lammens. Ia diproyeksikan menjadi salah satu calon penerus Courtois di bawah mistar Belgia, mengingat kiper Real Madrid tersebut telah berusia 34 tahun dan diperkirakan akan mengakhiri karier internasionalnya setelah Piala Dunia 2026. Saat ditarik keluar akibat cedera, Courtois bahkan tampak meneteskan air mata.

Di tengah sorotan tajam yang mengarah kepada Lammens, legenda Manchester United, Roy Keane, memberikan dukungan kepada sang kiper. Menurutnya, tekanan yang dihadapi pemain muda itu sangat besar karena harus menggantikan Courtois pada laga penting di panggung terbesar sepak bola dunia.

“Dengar, masuk menggantikan Thibaut Courtois yang cedera di perempat final Piala Dunia, itu tekanan yang sangat besar bagi kiper muda mana pun, apalagi langsung mengenakan sepatu itu di panggung terbesar dengan pertandingan yang menentukan,” ujar Keane saat menjadi komentator.

“Sepertinya itu terlalu berat bagi Senne Lammens malam ini. Anak muda itu pasti sangat kecewa sekarang, karena Lammens yang kita lihat setiap minggu di Manchester United yang melakukan penyelamatan besar dan menguasai kotak penalti melakukan penyelamatan itu tanpa berpikir dua kali,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *