Motor Tak Dikunci Saat Hendak Nobar Piala Dunia, Raib Digondol Maling

banner 468x60

Online24, Makassar – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di sebuah rumah indekos di Jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026) dini hari. Korban kehilangan kendaraannya saat bersiap keluar untuk menonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026.

Korban, Khairil Akbar, mengaku baru terbangun pada tengah malam dan mempersiapkan diri sebelum berangkat nobar. Namun, setelah selesai mandi dan keluar dari kamar, sepeda motornya sudah tidak lagi berada di lokasi parkir.

“Motor hilang kejadian waktu tengah malam. Sudah di dalam terbangun saya siap-siap nonton Piala Dunia. Saya mandi keluar sudah hilang motornya,” ujar Khairil kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga lebih dulu mengamati situasi di sekitar indekos sebelum melancarkan aksinya. Saat kondisi dinilai aman, pelaku langsung membawa kabur kendaraan milik korban dengan cara didorong.

“Berdasarkan CCTV, pelaku intai-intip di dalam kos lantaran masih ramai. Mungkin merasa sudah aman langsung dorong motor,” ungkapnya.

Khairil mengakui sepeda motornya tidak dalam kondisi terkunci setang. Ia sengaja membiarkan kendaraan dalam keadaan tersebut karena berencana segera kembali menggunakannya untuk berangkat nobar.

Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku sempat berpura-pura memeriksa kendaraan yang terparkir di halaman indekos. Beberapa saat kemudian, pelaku mendorong motor tersebut keluar dari lokasi tanpa menimbulkan kecurigaan.

Dalam rekaman lain, pelaku terlihat sudah mengendarai motor hasil curiannya. Sementara seorang rekannya yang menggunakan sepeda motor lain tampak membantu mendorong hingga keduanya meninggalkan lokasi.

Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Panakkukang telah menerima laporan dari korban dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp22 juta.

“Kerugian korban itu sekitar Rp22 juta. Korban sudah melapor ke Polsek Panakkukang dan kasusnya masih dalam penyelidikan anggota di lapangan,” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mugni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *