Online24, Makassar – Kalla Translog terus memperkuat kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan melalui Aksi Mangrove Lestari di Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Pesisir Tekkolabbua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sabtu (25/7).
Kegiatan ini juga merupakan implementasi ESG perusahaan yang sejalan dengan semangat Kalla for Life.
Sebanyak 31.000 bibit mangrove ditanam di kawasan konservasi seluas 3,1 hektare sebagai langkah nyata rehabilitasi ekosistem pesisir.

Penanaman tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Kalla Translog dalam mendukung pelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap abrasi, serta meningkatkan fungsi ekologis hutan mangrove sebagai penyerap karbon alami, dan habitat bagi berbagai biota pesisir.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen Kalla Translog, di antaranya CEO Kalla Translog Andi Muhammad Gunawan, dan COO Kalla Lines Muhammad Naim.
Turut hadir Assistant 1 Pemerintah Kabupaten Pangkajene & Kepulauan Drs. Muh. Thamrin, relawan internal KALLA, serta Kelompok Tani Mangrove yang selama ini aktif mengelola kawasan konservasi tersebut.

Dalam sambutannya, CEO Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program Aksi Mangrove Lestari ini.
“Program ini telah kami jalankan secara konsisten sejak tahun 2022. Kami berharap, upaya yang dilakukan hari ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi warisan yang dapat dinikmati oleh anak cucu kita mendatang. Ini adalah bentuk rasa syukur dan tanggung jawab kami untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Gunawan.
Sementara itu, Assistant 1 Pemerintah Kabupaten Pangkajene & Kepulauan Drs. Muh. Thamrin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Kalla Translog dalam mendukung pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Pangkep.
“Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Kalla Translog dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui program penanaman mangrove ini. Yang terpenting, upaya pelestarian ini tidak berhenti pada proses penanaman saja, tetapi juga harus diikuti dengan pemeliharaan secara berkelanjutan. Kami berharap masyarakat di sekitar kawasan ini dapat terus berpartisipasi dalam merawat mangrove yang telah ditanam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.” ujar Thamrin.
Perwakilan Kelompok Tani Mangrove, Hamzah juga menyampaikan bahwa keterlibatan Kalla Translog memberikan semangat baru dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Kalla Translog yang secara konsisten menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan. Selama empat tahun terakhir, program ini telah memberikan manfaat yang nyata, baik bagi ekosistem maupun masyarakat sekitar. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Hingga saat ini, KALLA telah memfasilitasi pembibitan mangrove sebanyak 100.000 bibit sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.” Ujar Hamzah.
Melalui Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kontribusinya dalam menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir Indonesia sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.











