Online24jam, Gowa, – Program Studi Agribisnis Institut Teknologi Pertanian (ITP) resmi menyerahkan mahasiswa peserta Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk menjalani magang di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku, Selasa (28/7/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis di dunia kerja.
Kegiatan penerimaan berlangsung dengan diawali pembukaan oleh protokol, dilanjutkan arahan dari dosen pendamping ITP, pemaparan Tim Sertifikasi Profesi dan Layanan Inkubator Agribisnis, Tim Program dan Kerja Sama BBPP Batangkaluku, Tim BMN dan Rumah Tangga, hingga penutupan. Dalam sambutannya, pihak BBPP Batangkaluku menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Institut Teknologi Pertanian dan berharap program magang ini memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun kedua institusi.
Turut hadir mendampingi mahasiswa, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Pertanian Andi Hadi Indra Jaya, Sekretaris LPPM Hardianti, Dosen Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak Sitti Nursayang, serta Ketua LPPM yang juga Kaprodi Agribisnis Ayu Puspitasari.
Dalam sambutannya, Andi Hadi Indra Jaya menyampaikan terima kasih kepada BBPP Batangkaluku yang kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa ITP untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja melalui program MBKM. Menurutnya, program ini menjadi implementasi pembelajaran yang tidak hanya berpusat di ruang kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata yang mampu membentuk kompetensi, karakter, dan kemampuan adaptasi mahasiswa.
“Program MBKM memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri melalui pengalaman nyata di dunia kerja. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, ikuti seluruh proses magang dengan sungguh-sungguh, serta jaga nama baik kampus dan almamater selama berada di BBPP Batangkaluku,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergi antara Institut Teknologi Pertanian dan BBPP Batangkaluku terus diperkuat melalui berbagai kolaborasi, mulai dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi pertanian, hingga kegiatan akademik lainnya yang berdampak bagi kemajuan sektor pertanian.
Kepada para mahasiswa, Andi Hadi Indra Jaya berpesan agar bersikap proaktif selama menjalani magang. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan menyerap ilmu dari para pembimbing maupun seluruh pegawai di BBPP Batangkaluku.
“Kosongkan gelas terlebih dahulu, kemudian isi dengan ilmu yang bermanfaat dari para pembimbing dan seluruh pegawai di instansi ini. Semakin banyak berinteraksi dan bertanya, semakin banyak pula pengalaman yang akan diperoleh,” pesannya.
Sementara itu, Hariman Qalbi dari Tim Program dan Kerja Sama BBPP Batangkaluku menjelaskan mekanisme pelaksanaan magang beserta sistem pembinaan yang akan diterapkan selama program berlangsung. Ia mengatakan, BBPP Batangkaluku secara konsisten menerima mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sebagai bentuk penguatan kemitraan sekaligus kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul.
Senada dengan itu, Besse Munawarah dari Tim Kerja Sama BBPP Batangkaluku menjelaskan bahwa BBPP Batangkaluku merupakan lembaga pelatihan yang melayani aparatur maupun nonaparatur pertanian. Selain menyelenggarakan pelatihan, BBPP juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam pelaksanaan program magang serta praktik lapangan.
Ia mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan masa magang sebagai momentum membangun kompetensi sekaligus karakter profesional melalui sikap disiplin, integritas, dan etika kerja.
“Gunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan membangun relasi. Jagalah etika, disiplin, integritas, serta nama baik kampus. Di sinilah awal kita belajar memahami dunia kerja secara nyata,” katanya.
Sebagai bagian dari proses administrasi, seluruh mahasiswa menandatangani surat pernyataan sebagai tanda resmi diterima sebagai peserta magang di BBPP Batangkaluku. Selanjutnya, mereka akan mengikuti pembinaan dan pendampingan dari Unit Sertifikasi Profesi, Layanan Konsultasi, serta Inkubator Bisnis sesuai bidang penugasan masing-masing.
Melalui program MBKM ini, mahasiswa Prodi Agribisnis Institut Teknologi Pertanian diharapkan mampu memperkuat kompetensi profesional, memperluas jejaring, mengasah keterampilan kerja, serta menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia.
Naskah ini dibuat lebih ringkas, mengalir, dan mengikuti gaya berita online dengan lead yang lebih kuat serta penutup yang lebih berorientasi pada dampak program.





