Online24, Makassar – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/8/2026) siang. Kobaran api melahap alang-alang kering di samping Tol Ir. Sutami dan sempat merembet hingga ke pekarangan kawasan pergudangan Parangloe.
Kobaran api terlihat membumbung tinggi dari lahan yang dalam kondisi kering, sehingga menimbulkan kekhawatiran api meluas ke area sekitar.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan kobaran api. Sejumlah warga di sekitar kawasan pergudangan turut membantu melakukan upaya pemadaman dan mengantisipasi api agar tidak memasuki area gudang.
Lurah Parangloe, Ali Taufan, mengatakan material yang terbakar merupakan alang-alang kering. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar bersama warga melakukan penanganan.
“Yang terbakar alang-alang kering. Alhamdulillah sudah padam, sudah ditangani oleh Damkar dibantu warga,” ujar Ali Taufan, Rabu (12/8/2026).

Diduga Dipicu Cuaca Terik dan Angin
Ali menduga kondisi cuaca yang terik disertai angin menjadi salah satu faktor yang membuat alang-alang kering mudah terbakar.
Menurut dia, kondisi alang-alang yang sudah mengering membuat api berpotensi cepat menjalar ketika terkena pemicu.
“Biasa kalau lagi terik matahari baru ada angin. Alang-alang kering baku gesek jadi muncul mi api,” katanya.
Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat disebut sebagai penyebab pasti kebakaran. Penyebab resmi masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Api Sempat Merembet ke Pekarangan Gudang
Kobaran api awalnya muncul dari tumpukan alang-alang di sisi jalan tol. Karena kondisi lahan kering dan terdapat hembusan angin, api kemudian bergerak hingga mendekati kawasan pergudangan.
Ali mengatakan api sempat merembet ke bagian pekarangan pergudangan, tetapi tidak sampai membakar bangunan gudang.
“Tidak ada pemukiman warga di sekitar kebakaran. Cuma api sempat merembet ke pekarangan pergudangan,” ujarnya.
Sejumlah pegawai gudang juga terlihat bersiaga dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengantisipasi kemungkinan api masuk ke area bangunan.
Beruntung, upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penanganan petugas pemadam kebakaran sehingga kobaran api dapat dikendalikan.

Sempat Viral di Media Sosial
Kebakaran lahan tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan dan warga setelah video kobaran api beredar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, kepulan asap dan api terlihat cukup besar dari area lahan di sisi Tol Ir. Sutami. Kondisi tersebut membuat sejumlah warga di kawasan pergudangan ikut waspada terhadap kemungkinan api meluas.
Laporan mengenai kejadian tersebut juga beredar melalui media sosial pada Rabu siang.
Warga Diminta Waspada
Kebakaran lahan di kawasan Tamalanrea menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran pada lahan yang dipenuhi vegetasi kering, terutama ketika cuaca panas dan angin bertiup.
Masyarakat di sekitar lahan kosong maupun kawasan pergudangan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.
Khususnya pada lahan yang dipenuhi alang-alang kering, api kecil sekalipun dapat dengan cepat membesar dan merambat apabila didukung kondisi angin.
Dalam kejadian kali ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Api juga berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan pergudangan.










